DIYHOMEPolitics

HUT ke-40 GPPMP Jadi Momentum Kebangkitan, DPC Sleman dan Bantul Resmi Dikukuhkan

YOGYAKARTA – sadap99.com

Gerakan Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta memperingati Hari Ulang Tahun ke-40 sekaligus menggelar pelantikan Pengurus DPC GPPMP Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul periode 2026–2031. Acara berlangsung di Joglo Resto, Jalan Siliran Lor No. 28, Panembahan, Kraton, Yogyakarta, pada Rabu (5/8/2026).

Pelantikan dipimpin oleh Ketua DPD GPPMP DIY, Albert Yusuf Langke, M.Sc., M.Th., dan dihadiri Wakil Ketua Umum DPP, jajaran pengurus DPD dan DPC, Dewan Penasihat, Dewan Pembina, serta para kader GPPMP.

Ketua Panitia, Suharmanto, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan presentasi tentang pemanfaatan lahan dan budidaya produk lokal untuk ketahanan pangan, serta pemanfaatan air hujan untuk konsumsi dan pengairan pertanian. Materi disampaikan oleh sejumlah ahli tanaman pangan, praktisi pertanian, dan pelaku pengolahan hasil pertanian. Acara juga dimeriahkan dengan display UMKM binaan yang telah berhasil mengolah produk lokal hingga naik kelas.

Ketua DPD GPPMP DIY, Albert Yusuf Langke, M.Th., menyatakan bahwa pengurus yang baru dilantik mengemban tanggung jawab besar untuk memperkuat organisasi, menjaga persatuan, serta menjalankan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.

Adapun pengurus yang dilantik adalah:

· DPC GPPMP Kabupaten Bantul: Ketua Muryadi, S.Pd.
· DPC GPPMP Kabupaten Sleman: Ketua Ikhfa Irwansyah, S.M., M.Si.

Albert Yusuf Langke berharap kedua DPC mampu menjadi penggerak organisasi di tingkat daerah, memperkuat kaderisasi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga semangat perjuangan Merah Putih di tengah masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa dengan dikukuhkannya DPC Sleman dan Bantul, tinggal dua wilayah lagi yang akan menyusul, yaitu Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulonprogo, yang direncanakan pada akhir tahun 2026.

Sambutan Kepala Badan Kesbangpol DIY disampaikan oleh Kabid Poldagri, Aris Pramono, S.T. Ia mengucapkan selamat kepada pengurus terlantik dan menekankan bahwa GPPMP memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial.

Aris Pramono juga mendorong GPPMP untuk terus memperkuat tiga hal:

1. Soliditas internal agar seluruh jajaran memiliki semangat yang sama dalam bergerak.
2. Kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan elemen masyarakat lainnya.
3. Inovasi agar GPPMP mampu menjawab tantangan zaman dengan langkah-langkah kreatif.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP GPPMP, Dr. Siti Hadijah, dalam sambutannya memaparkan kiprah organisasi dalam satu dekade terakhir. Ia menyebutkan bahwa GPPMP telah berhasil mengembangkan organisasi dengan berdirinya 20 DPD dari Papua hingga Aceh, serta lima pengurus perwakilan luar negeri, antara lain di Australia dan Amerika Serikat.

GPPMP juga telah mendeklarasikan sejumlah organisasi sayap in-body/onderbouw, seperti Gerakan Perempuan Merah Putih Indonesia, Gerakan Angkatan Muda Merah Putih, Komando Penggerak Merah Putih Indonesia, Koperasi Merah Putih, Samratulangi Institute, dan Morning Player GPPMP. Ke depan, rencananya akan dideklarasikan pula Gerakan Buruh Merah Putih.

Agenda lain yang direncanakan adalah Apel dan Ziarah Merah Putih serta gelaran Valentine for Heroes dalam rangka memperingati peristiwa heroik 14 Februari sebagai tonggak sejarah berdirinya GPPMP di Indonesia.

Pewarta: Piter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *