EKONOMIHOMEJATIM

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Ratusan Juta Rupiah untuk Pendidikan hingga Pelestarian Budaya

MADIUN (sadap99.com)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menunjukkan komitmen nyatanya terhadap kepedulian sosial dan lingkungan. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bina Lingkungan, KAI Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan total sebesar Rp123.126.000 kepada 4 penerima manfaat di wilayah kerjanya.

Adapun rincian bantuan yang disalurkan meliputi:

  • KAI PLING (Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Umum):

    • Pembangunan Asrama Panti Asuhan Disabilitas di Jl. Raya Dungus No. 309, Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun: Rp49.200.000

    • Bantuan Alat Kesenian Reog Ponorogo di Jl. Sri Kaloko No. 7, Kelurahan Sukosari, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun: Rp25.700.000

    • Pengadaan dan Pembaruan Alat Peraga Pencak Silat: Rp13.200.000

  • KAI Edufriend (Program Bantuan Pendidikan):

    • Perbaikan TK Klagenserut di Jl. Raya Klagenserut, Desa Klagenserut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun: Rp35.026.000

Komitmen Berkelanjutan KAI Daop 7 Madiun

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan TJSL ini tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas pendidikan dan sarana umum, tetapi juga mendukung secara aktif pelestarian kesenian tradisional sebagai warisan budaya leluhur.

“Program TJSL ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI Daop 7 Madiun dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kami berkomitmen tidak hanya berfokus pada operasional dan pelayanan bisnis kereta api, tetapi juga memberikan manfaat nyata serta dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Tohari.

Tohari menambahkan, sepanjang Semester I Tahun 2026, KAI Daop 7 Madiun telah menyalurkan total bantuan TJSL mencapai Rp461.771.000 di berbagai sektor di wilayah operasionalnya.

Melalui berbagai program ini, PT KAI Daop 7 Madiun berharap dapat terus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, kemajuan pendidikan, serta kelestarian budaya bangsa secara berkesinambungan.

(Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *