DIYHOMESleman

Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Sleman Tertinggi di DIY

Sleman – Sadap99.com
Pemerintah Kabupaten Sleman bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar Forum Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) Semester I (Triwulan II) Tahun 2026, pada Selasa (21/7), di The Alana Yogyakarta Hotel, Ngaglik, Sleman.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman, Sekretaris Daerah Sleman, kepala perangkat daerah terkait, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Forum komunikasi rutin triwulanan ini diselenggarakan sebagai langkah monitoring dan evaluasi guna mendorong peningkatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di wilayah Kabupaten Sleman.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman, Sony Eka Santana, menyampaikan bahwa Forum UCJ ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan amanat pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dan badan penyelenggara dalam mewujudkan UCJ.

Menurutnya, Sleman menjadi daerah pertama di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menginisiasi forum tersebut.

“Forum UCJ ini merupakan inisiasi pertama di DIY, dan hadir di Sleman. Kami berharap forum ini dapat diformalkan dan dibentuk secara resmi sebagai wadah komunikasi rutin dalam upaya meningkatkan cakupan kepesertaan,” ujarnya.

Berdasarkan data per Juni 2026, tingkat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sleman terus menunjukkan tren positif. Capaian Kabupaten Sleman saat ini mencapai 34,53%, naik dari triwulan I sebesar 33,98%. Angka ini menjadi capaian tertinggi di tingkat kabupaten se-DIY, dengan jumlah pekerja terlindungi sebanyak 195.000 pekerja dari total 566.865 pekerja.

“Target tahun 2026 dipatok sebesar 37% atau setara dengan 209.740 pekerja, dari komitmen target 62% atau 355.115 pekerja. Masih terdapat selisih sekitar 14.000 pekerja yang perlu dikejar hingga akhir tahun,” terangnya.

Keberhasilan capaian ini tidak lepas dari komitmen dan dukungan penuh APBD Pemkab Sleman serta alokasi anggaran bagi perangkat desa. Hingga pertengahan 2026, total sebanyak 22.810 pekerja dari berbagai elemen telah terlindungi.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengatakan bahwa Pemkab Sleman akan terus menggalakkan pemetaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di wilayahnya. Meski capaian kepesertaan UCJ mengalami kenaikan pada triwulan II ini, Pemkab Sleman menilai langkah percepatan masih sangat diperlukan untuk mengejar target tahunan sebesar 37%.

“Meskipun ada kenaikan, kita masih punya pekerjaan rumah mengejar target 37% tahun ini atau sekitar 14.000 peserta lagi. Saya minta Dinas Tenaga Kerja dan OPD terkait segera memetakan celah pekerja rentan yang belum terjangkau BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Danang.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Sleman menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrumen penting sebagai jaring pengaman sosial, terutama bagi pekerja rentan yang kerap mengalami kesulitan finansial saat menghadapi risiko kecelakaan kerja.

“Pekerja rentan jika mengalami kecelakaan kerja pasti akan terbebani secara biaya. Dengan BPJS Ketenagakerjaan, mereka memiliki kepastian perlindungan,” pungkasnya.

(Piter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *