DIY

Polda DIY Catat Tren Positif dalam Operasi Keselamatan Progo 2026: Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Menurun

Yogyakarta – sadap99.com

Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) merilis hasil analisis dan evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 yang berlangsung pada 2 hingga 15 Februari 2026. Hingga minggu kedua operasi, tercatat tren positif yang signifikan dalam upaya meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polda DIY.

Data statistik menunjukkan keberhasilan jajaran Polda DIY dalam menekan kuantitas kejadian kecelakaan lalu lintas. Jumlah kejadian tercatat mengalami penurunan dari 132 kasus pada tahun 2025 menjadi 129 kasus pada periode yang sama tahun 2026.

Meski secara kuantitas menurun, pihak kepolisian memberikan perhatian serius terhadap tingkat fatalitas kecelakaan. Tercatat tiga korban meninggal dunia, yang seluruhnya terjadi di wilayah hukum Polresta Sleman. Hal ini menjadi dasar bagi Polda DIY untuk semakin memperketat pengawasan dan patroli di titik-titik rawan wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa operasi tahun ini berhasil menekan angka pelanggaran secara drastis. Penindakan pelanggaran (tilang) mengalami penurunan signifikan sebesar 67 persen, dari 2.507 pelanggar pada 2025 menjadi 836 pelanggar pada 2026. Selain itu, angka teguran juga turun sebesar 22 persen, dari 10.803 menjadi 8.386 tindakan.

“Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Keberhasilan menekan angka kecelakaan dan pelanggaran mencerminkan efektivitas personel di lapangan serta meningkatnya kepatuhan masyarakat,” ujar Kombes Pol Ihsan.

Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas jatuhnya korban jiwa di wilayah Sleman. “Hal ini memacu kami untuk lebih masif lagi dalam memberikan edukasi serta pengawasan di lapangan,” tambahnya.

Sejalan dengan hasil tersebut, intensitas kegiatan preemtif dan preventif terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan. Kegiatan penyuluhan naik 5 persen dengan total 28.754 kegiatan, sementara kegiatan preventif seperti pengaturan dan patroli naik 4 persen menjadi 21.872 kegiatan. Dukungan bantuan operasi (banops) juga melonjak hingga 68 persen guna memastikan seluruh tahapan operasi berjalan optimal.

Polda DIY memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung terciptanya kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas). Melalui evaluasi ini, Polda DIY berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan humanis demi menekan angka kecelakaan hingga titik terendah serta menciptakan ruang jalan yang aman bagi seluruh warga Yogyakarta.

(Ome)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *