DIYSleman

Dukung Ketahanan Pangan, Kalurahan Sukoharjo Laksanakan Tanam Jagung Serentak di Lahan 2,7 Hektare

Sleman – sadap99.com

Pemerintah Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY, melaksanakan kegiatan tanam jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan (Ketapang) pada Selasa (17/2/2026). Penanaman dilakukan secara serentak di lahan Tanah Kas Desa (TKD) yang berlokasi di Dusun Ngebo RT 06/22, Kalurahan Sukoharjo.

Kegiatan ini dihadiri dan dilakukan secara bersama-sama oleh Lurah Sukoharjo beserta perwakilan dari DPRD Sleman, Bupati Sleman, Dinas Pertanian Sleman, Kapolresta Sleman, Kapolsek Ngaglik, Danramil Ngaglik, Panewu Ngaglik, Jawatan Kemakmuran, Jawatan Praja, BPKal, Pamong Kalurahan, PPL Pertanian B4 Sleman, Satgas Swasembada Pangan, Dukuh Ngebo, Kelompok Tani KWT, serta unsur lembaga kemasyarakatan dan penggarap lahan jagung.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Kalurahan Sukoharjo dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan Tanah Kas Desa agar lebih produktif.

Lurah Sukoharjo, Hadi Subronto, menyampaikan bahwa program Ketapang ini merupakan upaya strategis untuk menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

“Program ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah kalurahan dan masyarakat, khususnya para petani,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ketahanan pangan lainnya yang juga dikembangkan adalah peternakan ayam petelur yang dikelola BUMKal Kalurahan Sukoharjo dan saat ini sudah mulai produksi telur.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sleman, Ani Martanti, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi kepada Kalurahan Sukoharjo atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Baik Lurah, perangkat dan pamong, serta warga Padukuhan Ngebo, semangat gotong royong sangat tampak dalam proses penanaman jagung di lahan TKD ini,” ujarnya.

Ani berharap ke depan pemerintah Kalurahan Sukoharjo terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui berbagai inovasi dan pemanfaatan potensi lokal, sehingga kemandirian pangan dapat terwujud secara berkelanjutan. Ia juga meminta Ketua Gapoktan dan KWT setempat untuk tidak segan menghubunginya jika memerlukan bantuan dalam program pertanian.

Kapolresta Sleman yang diwakili Kasatbimas Polresta Sleman, Sugiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tanggung jawab bersama dan melibatkan semua pihak, termasuk Polri dan TNI.

“Kabupaten Sleman memprogramkan 100 hektare, dan dari Ngaglik sudah mendukung 2,7 hektare. Dalam kesempatan ini, Kasatbimas Polresta Yogyakarta memberikan bantuan benih jagung dan pupuk cair untuk petani penggarap,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sleman yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agung Armawanta, menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak dapat hadir. Ia menyampaikan pesan agar masyarakat tidak malu menjadi petani.

“Bupati mendukung penuh pertanian. Mudah-mudahan penanaman jagung hari ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” kata Agung.

Panewu Ngaglik, Wawan Widiantoro, turut mengapresiasi inisiatif Lurah Sukoharjo yang didukung oleh Pj Polresta Sleman Kombes Pol Roedy Yoelianto. Menurutnya, komitmen Kalurahan Sukoharjo bersama Polresta Sleman dalam mendukung program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto terkait swasembada pangan menjadi contoh nyata kontribusi mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Sleman.

Wawan juga menjelaskan bahwa sebelumnya lahan yang digunakan merupakan area semak yang belum optimal pemanfaatannya.

“Yang membuat kami bangga, pengelolaan ini dikerjasamakan dengan gabungan kelompok tani Kalurahan Sukoharjo, sehingga memberikan nilai tambah bagi kelompok tani,” tutupnya.

(Ome)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *