HOMEJATIMLIPSUS

Pembangunan Jalan Aspal di RSUD Sidoarjo Barat, PPKom Diduga Main Mata dengan Kontraktor

SIDOARJO – SADAP99.COM

Pembangunan jalan aspal di Satuan Kerja RSUD Sidoarjo Barat senilai Rp150.000.000 (pagu) dan HPS Rp149.000.000 melalui mekanisme Penunjukan Langsung (PL). PPKom dr. Afif Kunaifi menunjuk PT Dehan Maulana Perkasa sebagai pemenang (pelaksana kegiatan).

Berbagai kejanggalan terjadi dalam proses penunjukan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan aspal di RSUD Sidoarjo Barat ini, antara lain:

  1. Penunjukan badan usaha non-kecil (PT) sebagai pelaksana pekerjaan patut dipertanyakan. Diduga telah terjadi deal tertentu antara PPKom dengan pihak PT. PPKom diduga menerima cash back (THR) mengingat pelaksanaan pekerjaan dipaksakan sebelum Lebaran tiba.

  2. Pelaksanaan kegiatan penggelaran aspal digelar dalam kondisi yang kurang memenuhi ketentuan teknis (suhu panas tidak mencapai kondisi ideal), yakni minimal antara 100–120 derajat Celsius.

  3. Ketebalan aspal saat digelar tidak mencapai 6 cm dan hanya sekitar ±4,5 cm. Hingga saat dipadatkan, ketebalannya kurang dari 3 cm.

  4. Pemadatan menggunakan wales dilakukan ala kadarnya (hanya 3 kali jalan), padahal dalam aturan teknis seharusnya dipadatkan 18 kali. Diduga untuk menghindari penyusutan.

  5. Penggelaran lapis resap pengikat dan/atau peliciran dilakukan ala kadarnya (tidak merata, sebagian tidak terlapisi sempurna).

  6. Penggantian agregat A dengan sirtu diduga untuk mengambil keuntungan di luar batas kewajaran, mengingat selisih harga antara bongkahan dan agregat lumayan besar.

Atas hal tersebut di atas, Direktur RSUD Sidoarjo Barat dr. Abdilah Segaf Alhadad, MM, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyarankan untuk mengirim surat klarifikasi resmi dan akan dijadwalkan pemberian klarifikasi. “Minggu ini (minggu kemarin, red) masih ada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Nanti akan diinfo PPKom,” pungkas Dirut, Kamis (3/4/2026). Namun hingga berita ini tayang, PPKom dr. Afif Kunaifi tidak memberikan tanggapan.

Terpisah, RN (inisial), pria 38 tahun, orang dalam, kepada Sadap99.com mengatakan, “Afif ini orangnya sangat sombong, mas. Belum pernah ada baik LSM ataupun wartawan yang melakukan klarifikasi dan konfirmasi dijawab dengan baik sesuai mekanisme. Seolah-olah dia itu raja dari segala raja di RSUD Sidoarjo Barat. Bahkan Dirut pun pernah dihiraukan petunjuknya,” pungkas RN, Senin (6/4/2026).

(ZEIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *