DIYHOMESleman

Syawalan Bersama di Pemkab Sleman, Gubernur DIY Ajak Masyarakat Mawas Diri

Sleman – Sadap99.com

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, didampingi Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X, melaksanakan syawalan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Selasa (6/4/2026).

Kedatangan Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta rombongan disambut oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, didampingi Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, serta jajaran Forkopimda Sleman.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh hadirin.

“Momentum syawalan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah,” tutur Bupati Sleman.

Lebih lanjut, Harda Kiswaya menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan aparatur yang profesional, berintegritas, serta mampu merespons dinamika secara cepat dan tepat.

“Pelayanan publik bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, kami terus mendorong peningkatan kapasitas ASN agar menjadi insan yang profesional dan berintegritas,” jelasnya.

Selain itu, Bupati Sleman menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan bahwa nilai-nilai yang diperoleh selama bulan Ramadan seharusnya terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Ia menuturkan bahwa momentum syawalan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai keikhlasan, kesabaran, serta kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Dengan semangat Idulfitri, kekusutan hubungan antarsesama akan diurai kembali. Saya berharap syawalan ini menjadi telaga spiritual yang mencerahkan hati dalam menjalankan ketugasan,” ujar Sultan.

Gubernur DIY juga memberikan arahan agar semangat Idulfitri dapat menjadi dorongan batin dalam menghadapi berbagai tantangan serta pentingnya prinsip Mulat Sariro, Jumangkah Jantraning Laku, yakni selalu mawas diri dalam setiap pengambilan kebijakan.

“Sudah selayaknya kita mampu berpikir jernih dan empatik, karena bagi orang-orang yang arif, ia akan takut melanggar berbagai aturan dan norma yang ada, seiring prinsip Mulat Sariro, Jumangkah Jantraning Laku,” tutur Sri Sultan HB X.

Kegiatan diakhiri dengan prosesi jabat tangan antara Bupati Harda Kiswaya beserta seluruh jajaran Pemkab Sleman dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY sebagai simbol keharmonisan dan sinergi antarpemerintah daerah.

(Piter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *