HOMEJATIM

Tahun 2026, Pemkab Jember Targetkan Renovasi 1.000 Rumah Tidak Layak Huni

JEMBER – sadap99.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup warganya melalui sektor perumahan. Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Gus Fawait meninjau langsung hasil renovasi program RTLH tahun anggaran 2025 di Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti, pada Rabu sore.

Gus Fawait mengungkapkan rasa syukurnya melihat kebahagiaan warga yang kini memiliki hunian lebih layak. Sepanjang tahun 2025, tercatat sekitar 200 unit rumah telah berhasil diperbaiki.

“Alhamdulillah, tadi kita saksikan bersama bagaimana masyarakat merasa sangat terbantu. Rumah yang kokoh dan layak adalah kebutuhan dasar yang akan berdampak langsung pada peningkatan kesehatan serta kualitas sumber daya manusia di Jember,” ujar Gus Fawait.

Melihat keberhasilan dan antusiasme warga, Gus Fawait menargetkan peningkatan program yang jauh lebih besar pada 2026. Pemkab Jember berencana memperluas jangkauan program hingga 1.000 unit rumah. Target ini disebut sebagai angka tertinggi dalam sejarah pembangunan hunian di Kabupaten Jember.

Tak sekadar memberikan bantuan fisik bangunan, Gus Fawait juga menyalurkan bantuan sosial lain guna menunjang kesejahteraan warga, antara lain paket sembako, peralatan dapur, kasur, serta pakaian layak pakai.

Bupati juga memastikan bahwa setiap proyek RTLH yang telah selesai dikerjakan memiliki kualitas yang sesuai standar dan harapan masyarakat.

“Kami mengecek langsung, dan syukurlah bangunannya bagus serta sesuai dengan keinginan warga. Untuk persyaratan teknis pendaftaran program tahun ini, masyarakat bisa langsung berkoordinasi dengan pihak teknis di dinas terkait,” imbuhnya.

Melalui program masif ini, Gus Fawait berharap angka kemiskinan ekstrem di Jember dapat terus ditekan melalui penyediaan hunian yang manusiawi dan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pewarta: Suyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *