Menu MBG di SMPN 5 Jember Dirapel Tiga Hari, Wali Murid Keluhkan Porsi dan Nilai Anggaran
JEMBER – sadap99.com
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Jember, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, menuai keluhan dari wali murid. Menu sajian yang pada dasarnya diberikan setiap hari, ternyata dirapel (digabung) untuk tiga hari selama bulan Ramadan.
Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya saat melihat menu MBG yang dibawa pulang anaknya pada Senin (23/2/2026). Menu yang dikemas dalam bentuk makanan kering itu terdiri dari 4 butir telur, 1 kotak susu Frisian Flag Nutribrain Omega, 1 buah naga, 1 buah jeruk, 1 bungkus kurma berisi 3 butir, serta 2 bungkus roti.
“Itu karena puasa, infonya dirapel selama tiga hari: Senin, Selasa, Rabu. Tapi misalnya dirupiahkan, harga menu tersebut paling sekitar Rp18.500,” ujarnya.
Orang tua atau wali murid berharap agar ada pengawasan yang lebih ketat, sehingga tujuan program makan bergizi untuk siswa tetap tercapai tanpa mengurangi hak peserta didik.
Kepala SMP Negeri 5 Jember, Risa, membenarkan bahwa menu MBG memang dirapel. “Iya, tiga hari dirapel, Pak,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (25/2/2026).
Hal yang sama disampaikan oleh Humas Sekolah, Abda Hasana (Nana). Pihaknya menjelaskan bahwa pada hari Rabu tidak ada pembagian menu karena sudah diberikan sekaligus pada hari Senin.
“Rapelan tersebut isinya buah naga kecil, 1 buah jeruk, kurma tiga biji, telur empat butir, 1 kotak susu, dan 2 roti kecil. Itu untuk tiga hari dari Senin, Selasa, dan Rabu,” jelasnya.
Pihak sekolah mengaku telah menyampaikan keberatan kepada pengelola dapur MBG terkait sistem perapelan menu tersebut. “Sudah kami konfirmasikan terkait menunya. Harapan kami, minimal setiap hari jangan dirapel seperti itu,” tegasnya.
Menurut perkiraan pihak sekolah, nilai paket makanan tersebut berkisar Rp17.000 hingga Rp18.500 untuk tiga hari. Sementara ketentuan dari pusat untuk satu porsi menu MBG disebut sebesar Rp15.000 per hari. Dengan asumsi tersebut, jika menu dirapel untuk tiga hari, maka nilai anggaran yang seharusnya diterima siswa mencapai Rp45.000.
Jumlah siswa di SMPN 5 Jember tercatat lebih dari 500 orang, belum termasuk 11 lembaga sekolah lain yang berada dalam naungan dapur yang sama, yaitu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tegal Besar.
Menanggapi keluhan tersebut, Rofi selaku Kepala Dapur MBG Kelurahan Tegal Besar menegaskan bahwa menu yang diberikan sudah sesuai ketentuan teknis selama Ramadan.
“Ya benar, karena itu sesuai dengan petunjuk teknis pelayanan program makan bergizi gratis pada bulan Ramadan. Itu sesuai dengan surat edaran juknis dari Badan Gizi Nasional (BGN),” jelasnya saat ditemui di dapur MBG yang dipimpinnya.
(Imam)
