Memasuki Tahapan Pengambilan PIN, Calon Murid Baru Mulai Padati SMAN 5 Kota Madiun
MADIUN – Sadap99.com
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 kini mulai memasuki tahapan pengambilan PIN. Di SMA Negeri 5 Kota Madiun, para calon murid baru didampingi orang tua tampak memadati area layanan untuk melakukan verifikasi berkas sekaligus mengambil PIN yang menjadi syarat utama proses pendaftaran.
Sejak pagi hari, para calon murid datang secara bergantian ke sekolah. Sebelum PIN diterbitkan, peserta diwajibkan menjalani proses verifikasi dan validasi data oleh panitia SPMB. Petugas sekolah memeriksa setiap dokumen yang dibawa guna memastikan seluruh persyaratan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dokumen yang diverifikasi meliputi Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, surat keterangan lulus (SKL) atau ijazah, serta berbagai dokumen pendukung lainnya sesuai jalur pendaftaran yang dipilih. Pemeriksaan dilakukan secara teliti untuk menghindari kesalahan data yang berpotensi menghambat proses pendaftaran pada tahap berikutnya.
Panitia SPMB SMA Negeri 5 Kota Madiun, Oktien Aisyah, menjelaskan bahwa proses verifikasi ini menjadi langkah krusial untuk memastikan kesesuaian data calon murid dengan dokumen asli sebelum PIN diterbitkan. Dengan begitu, peserta dapat mengikuti seluruh tahapan pendaftaran secara lancar.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 5 Kota Madiun, Sriyono, mengimbau para calon murid dan orang tua untuk menjaga kerahasiaan PIN yang telah diterima. PIN tersebut nantinya akan digunakan untuk mengakses sistem pendaftaran dan menentukan pilihan sekolah tujuan.
“Karena memiliki fungsi yang sangat penting, PIN tidak boleh diberikan kepada pihak lain guna mencegah penyalahgunaan data,” tegas Sriyono.
Pengambilan PIN merupakan salah satu tahapan paling krusial dalam pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui proses ini, calon murid dapat memastikan seluruh data mereka telah terverifikasi dengan benar sebelum masuk ke fase pendaftaran dan seleksi.
Dengan tertibnya pelaksanaan verifikasi dan pengambilan PIN ini, diharapkan seluruh proses penerimaan murid baru di Kota Madiun dapat berjalan dengan lancar, transparan, dan akuntabel.
(Edy)
