KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan
KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang dan Jalur KA, Libatkan Ratusan Pelajar di Kediri
Kediri, sadap99.com
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggelar kegiatan sosialisasi keamanan dan keselamatan perkeretaapian di wilayah rawan gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Kegiatan dilaksanakan pada Senin (4/5) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di SMPN 1 Gampengrejo, Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Sosialisasi ini diikuti oleh 983 siswa serta 25 guru, dan berlangsung dengan tertib dan lancar.
Dalam kegiatan tersebut, tim KAI Daop 7 Madiun yang terdiri dari Kepala Regu B.1, Arthur, dan Polsuska Andung memberikan pengenalan profesi Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), sekaligus menyampaikan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan jalur kereta api, khususnya di perlintasan sebidang.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menekan angka kecelakaan serta gangguan perjalanan kereta api yang masih kerap terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat.
“Kami terus mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar memahami bahwa jalur kereta api bukanlah area untuk beraktivitas selain kepentingan operasional. Disiplin dalam berlalu lintas di perlintasan sebidang juga menjadi kunci utama keselamatan bersama,” ujar Tohari.
Kepala SMPN 1 Gampengrejo, Bapak Taufik, mengimbau agar pihak sekolah secara rutin mengingatkan para siswa untuk tidak bermain atau beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api, serta segera melaporkan kepada petugas apabila ditemukan potensi gangguan di jalur KA.
Tohari menambahkan bahwa palang pintu perlintasan bukanlah alat pengaman utama, melainkan hanya sebagai alat bantu. Oleh karena itu, masyarakat tetap wajib mematuhi rambu lalu lintas serta memastikan kondisi aman sebelum melintas di perlintasan sebidang.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Kepatuhan terhadap aturan adalah bentuk nyata kontribusi dalam menciptakan transportasi yang aman dan andal,” tutup Tohari.
KAI Daop 7 Madiun akan terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan di berbagai titik, khususnya di wilayah yang memiliki potensi gangguan keselamatan, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman.
(Edy)
