JATIMTravel

Jember Aktifkan Kembali Shuttle Bus Gratis ke Bandara Notohadinegoro

JEMBER – sadap99.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali mengoperasikan layanan shuttle bus gratis dari dan menuju Bandara Notohadinegoro. Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas transportasi publik.

Layanan dihadirkan untuk memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran akses penumpang pesawat antara pusat kota dan bandara. Pengaktifan kembali shuttle bus gratis tersebut merupakan bagian dari komitmen Bupati Jember dalam menghadirkan pelayanan transportasi yang terintegrasi, mudah dijangkau, dan ramah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menyatakan bahwa layanan ini disesuaikan dengan jadwal penerbangan di Bandara Notohadinegoro. Pemerintah daerah ingin memastikan penumpang pesawat mendapatkan kemudahan akses sejak tiba hingga kembali ke pusat aktivitas kota.

“Shuttle bus ini kami operasikan kembali mengikuti jadwal penerbangan yang ada. Layanan ini gratis dan disediakan oleh Pemkab Jember melalui Dinas Perhubungan untuk mempermudah masyarakat,” ujar Gatot Triyono, Kamis (5/2/2026).

Rute dan Titik Henti:

· Ke Bandara: Berangkat dari Terminal Tawangalun, melintasi Stasiun Jember, dan berakhir di Bandara Notohadinegoro.
· Dari Bandara: Melewati kawasan Tegal Besar, Alun-alun Jember (Halte Pendopo), Stasiun Jember, hingga kembali ke Terminal Tawangalun.
Penumpang yang berdomisili di sepanjang rute, seperti kawasan Gajah Mada, Sultan Agung, hingga Trunojoyo, dapat turun di titik-titik yang dilalui.

Jadwal Keberangkatan:

· Menuju Bandara: Senin, Rabu, Jumat: pukul 10.00 WIB. Selasa dan Kamis: pukul 11.00 WIB.
· Dari Bandara menuju Kota: Diberangkatkan menyesuaikan waktu kedatangan pesawat, umumnya sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan data awal 2026, antusiasme masyarakat menunjukkan tren positif. Dari rata-rata penumpang penerbangan, tercatat sekitar 10 hingga 15 penumpang per hari secara rutin memanfaatkan layanan ini.

“Kami menyiapkan armada dengan kapasitas 25 penumpang. Saat ini, penggunaan dari arah bandara menuju kota memang lebih tinggi karena jadwal kedatangan pesawat lebih pasti,” jelas Gatot.

Manfaat layanan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Seger Haryono, warga Kecamatan Jenggawah, mengaku sangat terbantu.
“Layanan ini sangat meringankan masyarakat, terutama bagi penumpang yang baru tiba di Jember. Daripada harus mencari jemputan atau transportasi lain, shuttle bus ini jauh lebih praktis dan tanpa biaya,” ujarnya.

Pemkab Jember berharap layanan ini dapat terus dimanfaatkan secara optimal. Dinas Perhubungan juga mengajak masyarakat dan media massa untuk ikut mensosialisasikan kemudahan akses menuju Bandara Notohadinegoro ini.

Pewarta: Suyanto/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *