Warga Suku Tengger Apresiasi Polisi Pulihkan Citra Bromo
PROBOLINGGO – sadap99.com
Warga Suku Tengger bersama tokoh adat mendatangi Mapolres Probolinggo, Rabu (25/2/2025), untuk menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Kapolres AKBP M. Wahyudin Latif atas pengungkapan kasus pencurian tas milik wisatawan asal Thailand. Peristiwa itu dinilai sempat mencoreng citra pariwisata, khususnya di kawasan Bromo.
Kepala Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sunaryono, mengatakan kejadian tersebut tidak hanya merusak nama baik daerah, tetapi juga pariwisata Indonesia secara umum. “Ini bukan hanya mencoreng pariwisata di Probolinggo, tapi juga Indonesia. Selain itu, peristiwa itu mengusik ketenangan warga Tengger,” ujarnya di Mapolres Probolinggo.
Sunaryono yang juga tokoh warga Tengger itu mengapresiasi kinerja cepat kepolisian dalam menangani kasus tersebut. “Kami mengapresiasi kinerja kepolisian. Kasus ini harus diproses hingga tingkat pengadilan agar ada efek jera nyata bagi pelaku kriminal di kawasan Bromo,” tegasnya.
Ia berharap gerak cepat kepolisian dapat memulihkan citra pariwisata Indonesia, khususnya wisata Bromo di Probolinggo.
Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Tengger. Ia menegaskan keberhasilan pengungkapan kasus itu merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan informasi yang diberikan masyarakat,” ujar AKBP Latif.
Ia menambahkan kawasan wisata Gunung Bromo merupakan ikon daerah yang harus dijaga bersama, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan wisatawan. “Kami berkomitmen menindak tegas setiap tindak pidana yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas, terutama di kawasan wisata,” tegasnya.
Kapolres berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat tetap terjaga karena menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Pewarta: Mn
