Tingkatkan Layanan Adminduk, Pemkab Jember Gelar Rebranding Dukcapil
JEMBER – sadap99.com
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan (adminduk).
Salah satu wujudnya adalah gelaran Rebranding Dukcapil bertajuk Fasilitasi Pendaftaran Penduduk Melalui Layanan Jemput Bola di Daerah, yang berlangsung di Kantor Kecamatan Ajung, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Dirjen Dukcapil Kemendagri, Ombudsman RI, serta Komisi II DPR RI dalam agenda kunjungan kerja dan penganugerahan penghargaan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.

Bupati Jember, Gus Fawait, mengungkapkan rasa bahagia atas dukungan konkret dari pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa Pemkab Jember berkomitmen menghadirkan layanan adminduk yang mudah, efisien, dan transparan bagi seluruh lapisan masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan. Salah satu program unggulan yang diusung adalah Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan (Peta Cinta).
“Kami memastikan layanan kependudukan dapat diakses dengan mudah oleh warga desa maupun kota. Anggota Komisi II DPR RI dan Dirjen Dukcapil juga berkomitmen terus mendukung pemenuhan fasilitas serta layanan adminduk di Jember,” ujar Gus Fawait.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat yang belum memiliki atau ingin mengurus dokumen kependudukan agar segera mendatangi kantor kecamatan setempat atau kantor Dispendukcapil.
“Seluruh proses pengurusan dipastikan gratis, tanpa prosedur berbelit-belit, dan diproses dengan cepat,” lanjutnya.
Menurut Gus Fawait, efisiensi dan kemudahan layanan publik ini sejalan dengan arahan serta semangat kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Selain membahas optimalisasi adminduk, kegiatan tersebut juga diwarnai pemberian penghargaan oleh Ombudsman RI kepada sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Jember yang dinilai berhasil menjaga standar pelayanan publik.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran Komisi II, Dirjen Dukcapil, dan Ombudsman atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi vitamin dan pemacu semangat bagi seluruh OPD agar terus mempertahankan serta meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, menegaskan pentingnya kehadiran negara secara langsung dalam melayani kebutuhan adminduk masyarakat. Melalui program inovatif seperti Peta Cinta, Pemkab Jember berupaya menjangkau warga hingga tingkat rumah tangga guna memastikan pemenuhan dokumen kependudukan secara merata.
Teguh menjelaskan bahwa kepemilikan dokumen kependudukan bukan sekadar bukti identitas diri, melainkan kunci esensial bagi warga negara untuk mengakses berbagai pelayanan publik yang lebih luas.
Lebih lanjut, pimpinan Ditjen Dukcapil tersebut menyoroti langkah transformasi digital yang sedang gencar dilakukan pemerintah. Integrasi antara KTP elektronik (KTP-el) fisik dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) diproyeksikan menjadi fondasi utama dalam mendukung akselerasi berbagai program strategis nasional. Salah satu fokus pemanfaatan IKD saat ini adalah sebagai gerbang utama penyaluran bantuan sosial (bansos) berbasis digital agar lebih tepat sasaran dan terintegrasi.
Teguh berharap daerah-daerah, termasuk Kabupaten Jember, dapat mengoptimalkan penerapan IKD di wilayah masing-masing. Pemerintah mendorong masyarakat agar tidak hanya bergantung pada KTP-el fisik, tetapi juga aktif mengaktifkan dan memanfaatkan IKD guna mendukung tata kelola pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan inklusif.
Pewarta: Suyanto
