DIY

Polda DIY Resmikan SPPG Sentolo II Berbasis Aplikasi LILO

YOGYAKARTA – sadap99.com

Polda DIY meluncurkan Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Sentolo II Divpropam Polri yang berlokasi di Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo, Jumat (13/2/2026). Peresmian SPPG ini dilakukan secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersamaan dengan peluncuran serentak di seluruh Indonesia.

Fasilitas ini menjadi SPPG Polri terbesar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa SPPG ini telah mengadopsi teknologi modern untuk memastikan akuntabilitas distribusi pangan.

“SPPG Sentolo II telah dilengkapi dengan aplikasi LILO (Literasi Logistik) berbasis kode. Teknologi ini memungkinkan pengawasan distribusi secara real-time, sehingga kami dapat menjamin keamanan serta kualitas makanan sejak dari dapur SPPG hingga diterima langsung oleh penerima manfaat,” ujar Kombes Pol Ihsan.

Dalam acara peresmian tersebut, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., secara simbolis melepas pendistribusian kloter pertama program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengibarkan bendera pemberangkatan.

Meskipun SPPG ini memiliki kapasitas distribusi total hingga 1.400 penerima manfaat, pada tahap awal peluncuran sebanyak 755 paket makanan disalurkan ke lima sekolah di wilayah sekitar, yaitu SDN Ngubeng, SDN Salamrejo, SDN Kalisana, SDN Kali Kutuk, dan SDN Asem Cilik.

Dalam sambutannya, Kapolda DIY menjelaskan bahwa SPPG ini bukan sekadar dapur umum, melainkan bagian dari transformasi ekosistem pemenuhan gizi terintegrasi Polda DIY yang menghubungkan sektor hulu hingga hilir.

“Sektor hulu berada di wilayah Gunungkidul dengan memanfaatkan jagung petani lokal untuk pabrik pakan ternak ayam petelur serta pengembangan green house sayuran. Kemudian di sektor tengah, tepatnya di Gudang Sentral wilayah Sleman, dilakukan kurasi, standarisasi mutu, dan manajemen stok bahan pangan dari sektor hulu,” tambahnya. Selanjutnya, di sektor hilir, SPPG mengolah bahan pangan tersebut menjadi makanan bergizi siap saji (MBG).

Mengakhiri rangkaian acara, Kapolda DIY mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat sinergi demi keberlanjutan ekosistem ini.

“Kita berharap model SPPG berbasis Lumbung Mataraman ini dapat menjadi role model ketahanan pangan di tingkat daerah. Ini adalah wujud nyata kontribusi DIY dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Regional Badan Gizi Nasional Provinsi DIY, Gagat Widyatmoko, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan standar kualitas yang diterapkan oleh jajaran Polda DIY.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda DIY. Kami melihat dan menegaskan bahwa ini adalah SPPG terbaik di wilayah DIY. Oleh karena itu, setiap kali Polri meresmikan fasilitas seperti ini, kami yakin akan selalu ada SPPG yang berkualitas bagus untuk masyarakat di wilayah DIY,” ujarnya.

(Ome)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *