Polda DIY Gelar Latihan Pra Operasi Ketupat Progo 2026
Matangkan Kesiapan Pengamanan Lebaran, Polda DIY Gelar Latihan Pra Operasi Ketupat Progo 2026
Yogyakarta – sadap99.com
Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Progo 2026 di Gedung Anton Soedjarwo, Polda DIY, pada Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan personel dalam rangka pengamanan arus mudik, arus balik, serta rangkaian aktivitas masyarakat selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Latpraops dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda DIY, Kombes Pol Rendra Radita Dewayana, S.I.K. Kegiatan ini diikuti oleh personel dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polda DIY dan jajaran yang akan terlibat dalam operasi.
Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Karoops Polda DIY, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Progo 2026 direncanakan akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini akan mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama momentum Idulfitri.
Kapolda DIY menegaskan bahwa Latpraops merupakan bagian penting dalam menyamakan persepsi serta pemahaman teknis bagi seluruh personel yang akan terlibat.
“Melalui Latpraops ini, kita menyamakan persepsi terkait cara bertindak dan langkah-langkah yang akan dilakukan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026. Dengan demikian, seluruh personel memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas di lapangan,” ungkapnya.
Karoops berharap seluruh peserta dapat memahami secara menyeluruh pola pengamanan, mekanisme koordinasi, serta strategi pengelolaan situasi di lapangan, sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa Latpraops merupakan tahapan penting dalam memastikan kesiapan personel sebelum operasi pengamanan digelar.
“Latihan pra operasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan personel, baik dari sisi pemahaman tugas, koordinasi antar satuan, maupun pola bertindak di lapangan. Harapannya, seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Progo 2026 dapat melaksanakan tugas secara profesional, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dan hari raya dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Dengan digelarnya Latpraops ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat memiliki kesiapan matang dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan selama periode mudik dan balik Lebaran, sekaligus memastikan situasi kamtibmas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tetap kondusif
Pewarta: Ome
