Pembangunan/ peningkatan Saluran Irigasi Desa Terik kecamatan Krian kabupaten sidoarjo Dinilai Janggal
Sidoarjo – sadap99.com
Pembangunan/ peningkatan Saluran Irigasi Desa Terik kecamatan Krian kabupaten sidoarjo provinsi jawa Timur Ada yang janggal pasalnya dalam papan informasi yang ditampilkan dilokasi kegiatan tidak mencantumkan Nilai Kegiatan juga volumenya.
Dari penelusuran Tim melalui LPSE inaproc kabupaten Sidoarjo Diketahui nilai Pagu kegiatan adalah Rp200.000.000 HPS Rp 199.949.274,64 Pemenang CV Wisma Kencana Jl satria 39.ketegan Taman Sidoarjo dengan harga penawaran dan kontrak Rp 199.020.380,40.
Berdasarkan monitoring dan investigasi dari LSM WAR ( wadah Aspirasi Rakyat) yang dipimpin langsunh oleh Directur Kontruksi LSM WAR Ir .Haryanto.B.SH.MSi diperolej Fakta bahwa panjang pasangan Batu 140m1 Dua sisi ketinggian badan saluran irigasi 50cm dan pondasi 30cm + dengan lebar pasangan bawah 40cm dan atas 30cm.

Berdasarkan Hal tersebut diatas Ir Haryanto menyampaikan Estimasi biaya untuk kegiatan tersebut terperinci dengan harga satuan + PPN & PPH 12,5% + keuntungan Kontraktor & over head 10%
1. DATA PEKERJAAN PASANGAN BATU
– Biaya Total Paket: Rp 199.020.380,40
– Volume: 140 m1 x 2 sisi = 280 m1
– Tinggi pasangan: 0,80 m
– Tebal rata-rata: 0,35 m → (bawah 0,40 + atas 0,30) / 2
– Harga Satuan: Rp 1.110.000 / m3
– PPN + PPh: 12,5%
– Keuntungan + OH Kontraktor: 10%
2. HITUNG VOLUME PEKERJAAN
Rumus: Volume = Panjang x Tinggi x Tebal
Volume = 280 m1 x 0,80 m x 0,35 m
= 78,4 m3
3. HITUNG HARGA DASAR PEKERJAAN
Harga Dasar = Volume x Harga Satuan
= 78,4 m3 x Rp 1.110.000
= Rp 87.024.000
Ini masih harga “HPP” belum termasuk pajak & keuntungan.
4. HITUNG SISA BIAYA = TOTAL – HPP – PAJAK – KEUNTUNGAN
Pakai cara terbalik karena Rp 199.020.380,40 sudah “all in”
Rumus umum: Total = HPP x 1,10 x 1,125
1,10 = sudah termasuk keuntungan 10%
1,125 = sudah termasuk PPN+PPh 12,5%
Maka: Total = HPP x 1,2375
HPP = Total / 1,2375
HPP + Jasa = Rp 199.020.380,40 / 1,2375
= Rp 160.823.730,35
Sisa Biaya untuk Jasa/Tenaga/Alat/Galian/Lain-lain =
= HPP Total – Harga Material Dasar
= Rp 160.823.730,35 – Rp 87.024.000
= Rp 73.799.730,35
5. RINCIAN SISA ANGGARAN
Uraian Jumlah
*Total Anggaran* Rp 199.020.380,40
*Harga Material Dasar 78,4 m3* Rp 87.024.000,00
*Sisa untuk Jasa + Alat + Tenaga + Galian + OH + Keuntungan + Pajak* Rp 73.799.730,35
*Rincian di dalam Sisa:*
Keuntungan + OH 10% Rp 14.620.473,67
PPN + PPh 12,5% Rp 21.957.710,51
Sisa Murni Jasa/Alat/Tenaga Rp 37.221.546,17
Kesimpulan:
Dari total Rp 199.020.380,40, setelah dipotong harga material dasar Rp 87.024.000, maka sisa biaya untuk upah kerja, alat, galian, dan lain-lain adalah Rp 73.799.730,35. Itu sudah termasuk keuntungan kontraktor 10% dan PPN+PPh.

Atas Hal ini dalam pers confreen yang digelar bersama beberapa Media Online senin (14_9/26 )Ir Haryanto Menyayangkan Tingginya tingkat kebociran Anggaran ,’ Sayang sekali program ini sebenarnya membantu melancarkan masuknya air untuk kegiatan pertanian namun tingkat kebocoran anggaranya mencaoai 43% ,hal ini tentu patut diduga pejabat & penyedia Ada main Kalau ketahuan BPK dikembalikan kalau tidak ketahuan ya masuk Kantong ,” ungkap bung Hary.
Sementara Syarifah ( nama kintraktor ) CV Wisma Kencana yang dikonfirmasi melalui Pesan WhatsAp tidak memberikan tanggapan atas peemintaan konfirmasi dari beberapa Media
Terpisah Anggota Komisi C DPRD kab Sidoarjo Mochamad Nizar SH. Kepada sadap99.com( 14/9/26) menegaskan ,” Saya menghimbau kepada Dinas Agar menjalankan Tupoksinya Dengan baik dan Benar agar infrastructur ysng dibangun dengan uang rakyat dapat secara langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sesuai tujuan awal diadakanya kegiatan ini,” pungkas Bung Nizar dari fraksi golkar .( ZEIN )
