Peduli Keselamatan di JPL 303A, Aris Susanto Raih Apresiasi KAI
KAI Daop 7 Madiun Berikan Apresiasi kepada Aris Susanto atas Kepedulian Cegah Kecelakaan di JPL 303A Mengkreng
MADIUN – sadap99.com
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memberikan apresiasi kepada Aris Susanto atas dedikasi, kepedulian, dan kesigapannya dalam membantu mencegah potensi kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang JPL 303A Mengkreng. Penghargaan tersebut disampaikan dalam Apel Pagi Pembinaan Pegawai yang digelar pada Senin (27/7) di Kantor Daop 7 Madiun.
Apel pagi yang dipimpin oleh Deputy Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, selaku pembina apel itu diikuti oleh jajaran manajemen serta seluruh pegawai di lingkungan Daop 7 Madiun. Kegiatan rutin ini menjadi sarana penyampaian informasi, evaluasi kinerja, sekaligus penguatan disiplin dan budaya keselamatan di lingkungan kerja.
Dalam amanatnya, Alam Prasetyo mengingatkan seluruh pekerja agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan mengedepankan prinsip safety first dalam setiap pelaksanaan tugas. Seluruh insan KAI juga diimbau untuk menjalankan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya guna menjaga keselamatan kerja serta keselamatan operasional perjalanan kereta api.
Pada kesempatan yang sama, Alam Prasetyo secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Aris Susanto atas tindakan cepat dan kepeduliannya dalam menghentikan kendaraan di JPL 303A Mengkreng. Tindakan tersebut dinilainya sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan yang turut mendukung terwujudnya keselamatan perjalanan kereta api serta keselamatan pengguna jalan.
Sebagai bentuk penghargaan, KAI Daop 7 Madiun tidak hanya memberikan piagam penghargaan, tetapi juga uang pembinaan sebesar Rp2,5 juta kepada Aris Susanto sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam mencegah potensi kecelakaan di perlintasan sebidang tersebut.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan atas kepedulian nyata terhadap keselamatan di perlintasan sebidang.
“Apa yang dilakukan Aris Susanto merupakan contoh nyata bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kepedulian dan kesigapannya dalam menghentikan kendaraan di JPL 303A Mengkreng telah berkontribusi mencegah potensi kecelakaan dan menjadi teladan bagi masyarakat maupun insan KAI dalam membangun budaya keselamatan,” ujar Tohari.
KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan mematuhi rambu-rambu, sinyal, serta arahan petugas. Pengguna jalan diimbau untuk berhenti, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang. Perlu dipahami bahwa palang pintu bukan merupakan alat pengaman utama bagi pengguna jalan, melainkan berfungsi untuk mengamankan perjalanan kereta api. Keselamatan di perlintasan sangat bergantung pada kedisiplinan setiap pengguna jalan.
Melalui momentum Apel Pagi Pembinaan Pegawai ini, KAI Daop 7 Madiun terus memperkuat budaya keselamatan sebagai nilai utama perusahaan sekaligus mengapresiasi setiap individu yang menunjukkan kepedulian dan kontribusi nyata dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. (Edy)
