JCI BOROBUDUR Donasi Air Bersih 100.000 Liter untuk Warga Kekeringan
Sleman – Sadap99.com
Musim kemarau tahun ini juga melanda warga masyarakat di beberapa wilayah di Sleman. Warga mengalami kekurangan air bersih. JCI Borobudur bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman memberikan bantuan air bersih bagi warga yang wilayahnya mengalami kekeringan.
Hal itu dikatakan Wakil Bupati Sleman, Bapak Danang Maharsa, S.E., ketika memimpin pemberian bantuan air bersih di Padukuhan Sejati, Kalurahan Sumberarum, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, Rabu (21/10/2026).
Menurut Danang Maharsa, air bersih yang diberikan JCI Borobudur kepada warga Sleman ini sebanyak dua puluh truk tangki atau sebanyak 100.000 liter air.
Acara seremonial penyerahan dilaksanakan di SDN Sejati Sumberarum Moyudan Sleman dan dihadiri Wakil Bupati Sleman Bapak Danang Maharsa, S.E., Ketua Komisi C DPRD Sleman Bapak Bambang Sigit Sulaksono, Kepala Dinas Sosial Sleman, Kepala BPBD Sleman, Kepala PMI, Panewu Moyudan beserta jajaran, Lurah Sumberarum beserta jajaran, JCI Borobudur, dan masyarakat sekitar.
Mengingat musim kemarau masih panjang dan wilayah yang terancam kekeringan di Sleman juga semakin bertambah, maka JCI Borobudur juga akan terus memberikan bantuan air ke berbagai wilayah yang membutuhkan.
“Syarat untuk mendapatkan bantuan air bersih dari JCI Borobudur tidak sulit, cukup mengajukan permohonan ke PMI Sleman atau BPBD Sleman, kemudian dilakukan peninjauan dan bila dipandang memungkinkan untuk dibantu tentu akan dibantu,” kata Danang Maharsa, S.E., Wakil Bupati Sleman.
Danang Maharsa menambahkan, dana yang disiapkan JCI Borobudur, PMI, dan BPBD untuk biaya pemberian bantuan air bersih kepada warga ini seratus persen dari JCI Borobudur.
Sementara itu, Local President JCI Borobudur Arif Rahman mengatakan bahwa agenda ini adalah agenda wajib dari salah satu pilar community JCI Borobudur, di mana kegiatan ini sangat berdampak langsung ke masyarakat luas dan dalam hal ini bekerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Sleman.
Kekurangan air sangat dirasakan warga sejak Juli lalu, karena sumber mata air yang selama ini diandalkan untuk memenuhi kebutuhan warga airnya tidak keluar. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga meminta bantuan ke berbagai lembaga pemerintah dan swasta, yang salah satunya dari JCI Borobudur.
Bantuan air yang diterima dituang/ditampung ke bak penampungan, selanjutnya disalurkan ke rumah-rumah warga melalui pipa saluran rumah warga.
Untuk mengatasi kekurangan air ke depan, warga akan mencari sumber mata air lain di wilayah terdekat.
Selain itu, warga juga telah mengajukan permohonan ke pemerintah Kabupaten Sleman untuk membuatkan sejumlah sumur bor, sehingga ke depan tiap musim kemarau seperti saat ini, warga tidak kekurangan air.
(piter)
