Enam Raperda Strategis Dapat Dukungan Penuh dari Seluruh Fraksi DPRD Jember
JEMBER – sadap99.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meraih dukungan penuh dari seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember terhadap pengajuan enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan. Dukungan ini disampaikan dalam Rapat Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Jember, Senin (22/6/2026), yang dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait.
Agenda rapat tersebut adalah penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Nota Pengantar Raperda usulan Pemkab Jember. Keenam Raperda strategis yang mendapat persetujuan untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya meliputi:
1. Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2025
2. Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
3. Raperda tentang Penyelenggaraan Jaringan Utilitas Terpadu
4. Raperda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah
5. Raperda tentang Perumda Tirta Pandalungan
6. Raperda tentang Perumda Perkebunan Kahyangan Jember
Persetujuan seluruh fraksi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat arah pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan, tetapi juga penguatan pelayanan publik, ketahanan pangan, penataan infrastruktur, serta pengembangan badan usaha milik daerah sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Dalam pandangan umumnya, sejumlah fraksi menyampaikan catatan dan prioritas masing-masing. Fraksi NasDem menekankan pentingnya penguatan kapasitas fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), transformasi digital, serta peningkatan efektivitas pelayanan publik. Sementara Fraksi PKB memberikan perhatian terhadap penguatan Perumda Perkebunan Kahyangan Jember agar mampu berkembang menjadi perusahaan daerah yang profesional, transparan, dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.
Fraksi PDI Perjuangan menyoroti pentingnya keberadaan cadangan pangan daerah sebagai instrumen perlindungan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari gejolak harga pangan, gagal panen, hingga potensi bencana. Sedangkan Fraksi Gerindra memandang pengaturan jaringan utilitas terpadu sebagai langkah strategis dalam mendukung penataan infrastruktur perkotaan yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.
Menanggapi berbagai pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD, Bupati Gus Fawait menyampaikan apresiasi atas dukungan dan masukan konstruktif yang diberikan. Menurutnya, berbagai saran yang disampaikan sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Jember dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Komitmen kita tetap sama, bagaimana PAD bisa meningkat tanpa membebani masyarakat melalui kenaikan pajak maupun retribusi,” tegas Gus Fawait.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Jember tetap berkomitmen meningkatkan pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat melalui kenaikan tarif pajak maupun retribusi. Bahkan, peningkatan PAD yang berhasil dicapai selama ini menjadi bukti bahwa optimalisasi pendapatan dapat dilakukan melalui inovasi, perbaikan tata kelola, dan perluasan sumber-sumber pendapatan daerah.
Lebih lanjut, berbagai masukan dari DPRD akan menjadi bahan penyempurnaan kebijakan dalam penyusunan Perubahan APBD Tahun 2026 maupun APBD Tahun 2027. Menurut Gus Fawait, regulasi yang diajukan pemerintah daerah bukan sekadar menambah jumlah aturan, melainkan hadir untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat dan tantangan pembangunan yang dihadapi Kabupaten Jember.
Ia mencontohkan Raperda tentang Cadangan Pangan Pemerintah Daerah yang memiliki relevansi kuat dengan berbagai program nasional, seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada sektor usaha daerah, Pemkab Jember juga terus mendorong pengembangan Perumda Tirta Pandalungan dan Perumda Perkebunan Kahyangan Jember. Langkah ini diarahkan untuk memperluas ruang usaha, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan sumber-sumber pendapatan baru yang dapat menopang pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Dengan dukungan seluruh fraksi DPRD terhadap pembahasan enam Raperda tersebut, Pemkab Jember optimistis berbagai regulasi strategis yang sedang disusun dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Pewarta: Suyanto
