Aktivasi IKD di Kabupaten Madiun Tembus 20,65 Persen
Madiun – sadap99.com
Capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatan. Hingga April 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Madiun mencatat angka aktivasi IKD telah mencapai 20,65 persen dari total wajib aktivasi.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan administrasi kependudukan berbasis digital. Pemerintah Kabupaten Madiun pun terus mendorong transformasi layanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya di bidang administrasi kependudukan.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kabupaten Madiun, Sayogya, mengatakan capaian tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski belum memenuhi target nasional sebesar 30 persen, pihaknya optimistis angka aktivasi IKD akan terus bertambah.
“Kesadaran masyarakat saat ini sudah mulai meningkat untuk melakukan aktivasi IKD. Kami terus melakukan sosialisasi dan jemput bola ke desa, sekolah, maupun instansi agar capaian aktivasi bisa terus naik,” ujar Sayogya, Selasa (19/5/2026).
Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, Disdukcapil Kabupaten Madiun menggencarkan layanan jemput bola ke berbagai wilayah. Petugas mendatangi desa-desa, sekolah, hingga instansi pemerintahan guna membantu masyarakat melakukan aktivasi IKD secara langsung.
Menurut Sayogya, keberadaan IKD diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses dokumen kependudukan secara digital melalui telepon genggam.
“Dengan IKD, masyarakat tidak perlu khawatir membawa dokumen fisik karena identitas kependudukan sudah dapat diakses melalui aplikasi di ponsel. Ini juga menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan publik,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan capaian aktivasi IKD terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan agar mampu memenuhi target nasional sekaligus mendukung pelayanan administrasi kependudukan yang lebih cepat, mudah, dan efisien,” pungkasnya.
(Edy)
