Danang Maharsa: Sleman Pintar, Mandiri dan Berdaya Saing
Wakil Bupati Sleman Dorong Keberlanjutan Penanggulangan Kemiskinan Struktural Lewat Pendidikan
Sleman – Sadap99.com
Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menanggulangi kemiskinan secara berkelanjutan melalui sektor pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan dalam Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana (Pratu Kemis Sarjana) yang diimplementasikan melalui Beasiswa Sleman Pintar.
Sosialisasi program ini digelar di Ruang Cinema Universitas Amikom Yogyakarta, Selasa (14/7/2026). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, jajaran staf ahli dan kepala perangkat daerah, Rektor Universitas Amikom Yogyakarta Prof. Suyanto, para calon mahasiswa penerima beasiswa, serta orang tua dan wali mahasiswa.
Dalam sambutannya, Danang Maharsa menegaskan bahwa Program Sleman Pintar merupakan salah satu strategi utama Pemkab Sleman dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan tinggi.
“Melalui Program Sleman Pintar, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda Sleman untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik,” ujar Danang.
Wakil Bupati menjelaskan bahwa Beasiswa Sleman Pintar merupakan program jangka panjang yang didanai melalui optimalisasi APBD, bersumber dari pendapatan daerah seperti pajak, retribusi, pengelolaan aset daerah, serta dukungan insentif dari pemerintah pusat. Pendanaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Sleman dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat prasejahtera.
Sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman, Danang memaparkan tiga strategi utama penanggulangan kemiskinan di Sleman. Pertama, pemberian jaminan sosial bagi warga miskin non-produktif (lansia dan penderita sakit menahun). Kedua, peningkatan keterampilan bagi kelompok usia produktif. Ketiga, pemutusan mata rantai kemiskinan antargenerasi melalui Beasiswa Sleman Pintar.
Salah satu keunggulan program ini adalah penerapan konsep perkuliahan yang dipadukan dengan program magang industri secara terintegrasi. Dengan skema tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga pengalaman kerja yang relevan, sehingga memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.
“Program ini telah memberikan manfaat nyata bagi ratusan mahasiswa asal Sleman yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Amikom Yogyakarta. Kami berharap kehadiran program ini mampu mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja berbasis teknologi dan inovasi,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, ditampilkan pula testimoni dan pemutaran video prestasi dari mahasiswa angkatan terdahulu penerima Beasiswa Sleman Pintar yang telah sukses meraih berbagai penghargaan di ajang perlombaan. Hal ini menjadi bukti autentik bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah halangan untuk menjadi generasi unggul di Kabupaten Sleman.
(Piter)
