10 Tahun Lurah Condongcatur Konsisten Gelar Open House Bersama Masyarakat
SLEMAN – sadap99.com
Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, menggelar open house halal bihalal di kediamannya, Joglo Cepit Soropadan, Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Minggu (22/3/2026).
Kegiatan yang merupakan tradisi tahunan ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama digelar pada pagi hari khusus untuk pamong kalurahan, sedangkan sesi kedua berlangsung dari siang hingga sore hari untuk masyarakat umum.
Tradisi ini bermula pada tahun 2016, di awal kepemimpinan Reno sebagai Lurah Condongcatur. Saat itu lahir gagasan sederhana namun penuh makna: menghadirkan ruang temu antara pemimpin dan masyarakat tanpa sekat. Maka digelarlah untuk pertama kalinya open house halal bihalal di Pendopo Cepit, tepat pada hari kedua Syawal. Sebuah momen di mana pintu pendopo dibuka lebar untuk siapa saja.
Warga pun datang dari berbagai padukuhan, RW, dan RT di Condongcatur, bahkan dari luar wilayah. Mereka hadir dari beragam latar belakang, mulai dari rombongan pengurus masjid, gereja, pemuda, hingga komunitas sepeda. Anak-anak dengan tawa riang, remaja penuh semangat, para orang tua, tokoh masyarakat, hingga warga sederhana semua menyatu dalam satu ruang yang sama. Tidak ada jarak antara lurah dan warganya. Semua duduk sejajar, saling berjabat tangan, dan saling memaafkan.
Sejak saat itu, tradisi ini terus berjalan tahun demi tahun. Setiap hari kedua Syawal, Pendopo Cepit selalu dipenuhi oleh gelombang kebersamaan. Antusiasme masyarakat semakin besar. Warga yang dulunya asing kini menjadi akrab. Kampung yang dulu terasa jauh kini terasa dekat. Guyub rukun tumbuh bukan hanya sebagai slogan, tetapi sebagai budaya yang hidup, jelas Reno di sela-sela menerima tamu.
Memasuki tahun ke-10 pada 2026, open house ini semakin terasa istimewa. Lebih dari seribu porsi bakso disiapkan sebagai menu favorit yang selalu dinanti. Sejak dini hari, para relawan Condongcatur sudah bergerak. Dengan penuh keikhlasan, mereka memasak, menyiapkan hidangan, dan menyusun sajian. Tidak hanya bakso, tetapi juga es krim, teh, aneka camilan, tape, kacang, dan hidangan khas Lebaran yang menghangatkan suasana.
Namun lebih dari sekadar hidangan, yang tersaji adalah nilai. Open house ini menjadi cerminan ajaran Islam tentang halal bihalal, tentang melebur dosa dengan saling memaafkan, tentang merendahkan hati untuk mengakui kesalahan, dan tentang membangun kembali hubungan yang mungkin sempat renggang. Dalam suasana penuh tawa dan kehangatan, sekat-sekat perlahan hilang, konflik mereda, dan persaudaraan semakin kuat.
Pendopo Cepit menjadi saksi perjalanan itu. Ia menyaksikan bagaimana masyarakat Condongcatur semakin guyub, rukun, dan solid. Ia juga menjadi tempat reuni bagi tokoh masyarakat, pemuda, sahabat lama, dan warga yang lama tak bersua. Semua hadir tanpa batas waktu, menikmati kebersamaan yang tulus.
Sepuluh tahun telah berlalu. Dimulai dari sebuah inisiatif sederhana di hari kedua Syawal tahun 2016, kini open house halal bihalal Lurah Condongcatur telah menjadi tradisi yang dinanti setiap tahunnya. Sebuah agenda yang tak pernah terlewatkan dan selalu dirindukan.
Harapannya, tradisi ini akan terus berlanjut. Menjadi ruang silaturahmi yang abadi, menjadi inspirasi bagi banyak tempat, bahwa kebersamaan, persaudaraan, dan saling memaafkan adalah kunci membangun masyarakat yang damai.
Karena di hari kedua Syawal, di Pendopo Cepit, kita semua diingatkan bahwa setelah kembali suci, langkah terbaik adalah saling merangkul dan berjalan bersama sebagai satu keluarga besar Condongcatur.
Dalam sesi pertama yang diikuti seluruh pamong, mulai dari Carik, Kasi, Kaur, Dukuh, dan staf beserta keluarga masing-masing, Reno menyampaikan bahwa Syawalan adalah momentum untuk saling memaafkan atas segala kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Karena setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kesalahan, ujarnya.
Reno juga berterima kasih kepada setiap unsur kalurahan yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.
“Momong dan ngemong masyarakat dengan berbagai karakternya. Mohon doa restu semoga sebagai lurah diberikan kelancaran, kemudahan, dan keselamatan dalam mengemban amanah sehingga dapat melayani dan mensejahterakan masyarakat dengan kerja sama dan sinergi antara pamong dan masyarakat melalui berbagai program pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.
Open house halal bihalal ini dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB. Sebanyak 1.000 mangkuk bakso disediakan untuk masyarakat umum. Adapun Syawalan kedinasan Pemerintah Kalurahan Condongcatur untuk pamong dan lembaga kalurahan akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2026 mendatang di Pendopo Kromoredjan, Kalurahan Condongcatur.
pewarta: piter
