Kapolri Tolong! Judi Sabung Ayam Merajalela di Sedati, Polsek dan Polres Tak Bersuara
Sidoarjo, sadap99.com
Praktik perjudian sabung ayam di wilayah Pepe, Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur, kembali beroperasi liar. Aktivitas yang nyata-nyata melanggar hukum ini justru terjadi di bawah hidung aparat penegak hukum.
Fakta di lapangan menunjukkan, hanya hitungan hari setelah petugas kepolisian melakukan penertiban, arena judi sabung ayam itu bergeliat lagi seolah tak pernah tersentuh operasi.
Tak pelak, sejumlah warga menilai operasi yang digelar sebelumnya hanya bersifat simbolis atau bahkan “dagelan” karena ritme perjudian tak pernah benar-benar berhenti.
Tragisnya, konfirmasi yang dilakukan awak media terhadap Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto, dan Kapolres Sidoarjo, AKBP Christian Tobing, tidak berbalas. Tak satu pun dari keduanya memberikan respons hingga berita ini diturunkan.
Satu-satunya pihak yang bersedia buka suara adalah Danramil setempat. Ia mengaku telah berulang kali mengimbau, bahkan siap mengerahkan anggota untuk membantu razia.
“Saya hanya bisa menghimbau supaya pelaksanaan sabung ayam jangan dilaksanakan. Itu sudah berkali-kali saya sampaikan ke mereka. Bahkan kalau kepolisian melaksanakan razia, kami kirimkan anggota untuk bergabung,” ujar Danramil melalui pesan WhatsApp.
Namun, tanpa dukungan responsif dari kepolisian, himbauan tersebut hanya menggantung di udara.
Hanya Kasi Humas Polres Sidoarjo yang sempat menjawab konfirmasi, itu pun hanya meminta waktu tanpa ada tindak lanjut nyata. Padahal, media sudah memberi tahu jadwal pertandingan yang digelar pada Kamis, 7 Mei 2026.
Spekulasi pun merebak di masyarakat. Seorang warga berinisial J melontarkan dugaan keras.
“Saya sudah membaca beritanya, Mas. Nyatanya memang sudah beraktivitas lagi dan tidak ada tindakan dari polisi. Jangan salahkan kami kalau berasumsi mereka dapat sesuatu sampai membiarkan perjudian tetap berjalan aman.apa mereka takberdaya.”
Meski aparat sudah mendapat laporan lengkap sejak sebelum hari-H, hingga pukul 13.00 WIB pada Kamis (7/5/26), tidak ada satu pun seragam polisi yang tampak di lokasi. Justru aktivitas judi berlangsung ramai.
Bahkan secara detail, per pukul 12.00 WIB terpantau minimal 11 pasang pertarungan yang sudah tercantum di papan pengumuman arena sabung ayam sebuah pertanda bahwa pelaku berjalan tanpa rasa takut.
Seruan untuk Kapolri:
Publik mempertanyakan: apakah Polsek Sedati dan Polres Sidoarjo benar-benar tak berdaya, atau ada pembiaran sistematis? Jika tidak, mana bukti tindakan tegas?
Pewarta: sp/TIM
