Pendekar Hijau Kel. Pilangbango Kota Madiun Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah
Madiun – sadap99.com
Relawan Pendekar Hijau Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, mulai turun ke lapangan untuk mengajak masyarakat menerapkan pengelolaan sampah mandiri dari rumah pada Selasa malam (15/9/2026). Langkah ini merupakan aksi nyata setelah para relawan resmi dilantik pada 31 Juli 2026 lalu.
Aksi perdana tersebut dilaksanakan di wilayah RW 05, Kelurahan Pilangbango. Para relawan memberikan sosialisasi mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya sekaligus mengenalkan berbagai metode sederhana untuk mengolah sampah organik menjadi kompos.
Relawan Pendekar Hijau Kelurahan Pilangbango, Setiono dan Yayuk Mujiningsih, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengedukasi masyarakat agar tidak lagi mencampur berbagai jenis sampah rumah tangga.
“Mulai dari RW 05, kami melakukan sosialisasi pemilahan sampah langsung dari rumah,” ujar Setiono.
Selain pemilahan, warga juga diperkenalkan dengan beberapa metode pengolahan sampah organik menggunakan peralatan sederhana, salah satunya pembuatan pupuk kompos dengan metode ember tumpuk. Masyarakat juga diajarkan metode LOSIDA (Lobang Sisa Dapur) dan LSO (Lobang Sampah Organik) sebagai alternatif pengolahan limbah dapur.
Melalui metode ini, sampah organik seperti sisa makanan dapat diolah menjadi pupuk kompos sehingga tidak semuanya dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
“Sampah organik dijadikan kompos, sedangkan sampah anorganik dibawa ke bank sampah,” jelas Setiono.
Penerapan pemilahan sampah dari rumah dinilai sangat penting untuk mengurangi volume sampah kota. Selain menekan timbulan limbah, kompos yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan kembali untuk menyuburkan tanaman warga.
Targetkan Pengelolaan Sampah Mandiri
Saat ini, Relawan Pendekar Hijau Kelurahan Pilangbango beranggotakan empat orang yang ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Keempat relawan tersebut telah menyusun jadwal sosialisasi secara bertahap ke seluruh wilayah RW di Kelurahan Pilangbango.
Edukasi ini tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga mendorong warga agar mampu mengolah sampah secara mandiri dari rumah.
“Kami ingin mengedukasi soal pengelolaan sampah secara langsung. Relawan akan menjadi penggerak di tingkat lingkungan untuk membangun kebiasaan memilah sampah sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam menjaga kebersihan,” pungkas Setiono.
Program ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mengurangi volume sampah dari sumbernya. Pembiasaan memilah sampah rumah tangga diharapkan dapat menekan beban sampah yang masuk ke TPA.
Ke depan, Pendekar Hijau Kelurahan Pilangbango akan terus menyambangi warga sesuai jadwal yang telah dirancang agar pengelolaan sampah tidak sekadar berhenti pada kegiatan sosialisasi, melainkan menjadi gaya hidup sehari-hari masyarakat. (Edy)
