HOMEJATIMSENI BUDAYA

Nyadran Desa Dawu: Wujud Syukur dan Kebersamaan

Wujud Kebersamaan dan Cinta Lingkungan dalam Tradisi Bersih Desa / Nyadran Desa Dawu

NGAWI — sadap99.com

Desa Dawu, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, menggelar tradisi Bersih Desa atau Nyadran pada hari ini. Kegiatan yang sarat nilai budaya dan kebersamaan ini berlangsung di Kantor Desa Dawu dan dihadiri oleh Camat Paron, Wibowo, S.P., M.M., Kepala Desa Dawu, Suwito, serta perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, seluruh peserta duduk bersila di ruangan kantor desa yang telah dihias. Spanduk besar bertuliskan “Bersih Desa / Nyadran Desa Dawu, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi” menjadi latar belakang kegiatan yang berlangsung khidmat namun hangat. Acara dipimpin langsung oleh Kepala Desa Dawu Suwito, didampingi Camat Paron dan unsur Muspika setempat.

Kegiatan Bersih Desa atau Nyadran ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud syukur warga atas berkah alam, keselamatan, dan kesejahteraan yang telah diberikan Tuhan. Dalam amanatnya, Kepala Desa Dawu, Suwito, menyampaikan bahwa tradisi ini merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga karena mengandung pesan penting: menjaga kebersihan lingkungan, mempererat tali persaudaraan antarwarga, serta memperkokoh persatuan desa.

“Bersih Desa bukan hanya membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga membersihkan hati dan pikiran, serta mempererat hubungan silaturahmi antarwarga. Inilah kekuatan utama Desa Dawu, yaitu kebersamaan,” ujar Suwito dalam sambutannya.

Sementara itu, Camat Paron, Wibowo, S.P., M.M., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Ia menekankan bahwa tradisi seperti ini menjadi perekat sosial yang sangat kuat sekaligus bukti bahwa masyarakat Desa Dawu masih menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya dan kebersamaan.

Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama, memohon keselamatan, keberkahan, serta perlindungan bagi seluruh warga Desa Dawu dari segala marabahaya. Setelah rangkaian acara resmi, kegiatan ditutup dengan makan bersama yang disajikan secara sederhana namun penuh makna. Berbagai hidangan hasil bumi dan masakan khas warga disajikan, menambah kehangatan suasana kebersamaan.

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka berharap tradisi ini terus lestari di bawah bimbingan Kepala Desa Suwito dan dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Paron yang dipimpin oleh Wibowo, S.P., M.M., sehingga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan senantiasa tertanam kuat di hati setiap warga.

Kegiatan Bersih Desa / Nyadran ini menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal masih hidup dan berperan penting dalam memperkokoh persatuan serta keharmonisan masyarakat desa.

(DenMar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *