HOMEJATIMTravel

Gus Fawait Launching Penerbangan Perdana Jember–Surabaya

Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila

JEMBER – sadap99.com

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen memperluas aksesibilitas daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Optimalisasi Bandara Jember kini diarahkan tidak hanya untuk rute domestik jarak dekat, tetapi juga sebagai gerbang penghubung ke berbagai kota besar di Indonesia hingga ke kancah internasional.

Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan penerbangan perdana rute Jember–Surabaya menggunakan maskapai Wings Air.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa pengembangan sektor transportasi ini mengusung visi besar dan berdampak luas bagi mobilitas warga, termasuk dalam mempermudah pelayanan ibadah.

Gus Fawait mengungkapkan bahwa potensi besar Jember sebagai salah satu penyumbang jemaah umrah terbesar di Jawa Timur menjadi salah satu dasar utama optimalisasi jalur udara.

“Ini bukan hanya urusan Jember ke Surabaya. Tapi ini adalah urusan Jember ke seluruh kota di Indonesia dan bahkan ke beberapa negara seperti Kuala Lumpur. Mengingat jemaah umrah Jember adalah yang terbanyak di Jawa Timur, konektivitas ini akan mempermudah masyarakat yang mau beribadah ke Tanah Suci melalui penerbangan direct Jember–Surabaya, lalu langsung menuju Makkah, Jeddah, atau Madinah,” ujarnya.

Gus Fawait menambahkan, aspek penting dari Bandara Jember bukan sekadar pada ukuran fisik, melainkan pada keaktifan aktivitasnya yang kini menunjukkan tren positif. Jember juga patut berbangga karena menjadi satu-satunya daerah di Jawa Timur yang bandaranya dikelola langsung oleh pemerintah kabupaten.

“Bandara Jember ini boleh kecil, tapi kita boleh berbangga diri sebagai masyarakat Jember karena bandara ini dikelola oleh Pemkab Jember. Satu-satunya bandara di Jawa Timur yang dikelola oleh Pemkab adalah Jember. Ini bentuk komitmen kami untuk membuat Jember lebih sejahtera melalui peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, dan penurunan angka kemiskinan,” jelasnya.

Menanggapi persoalan tarif penerbangan, Gus Fawait menjelaskan bahwa saat ini layanan tersebut masih dalam tahap uji coba. Pemerintah daerah tengah merumuskan skema harga yang ideal agar transportasi udara ini dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Terkait harga, ini kan masih uji coba. Nanti kita pasti akan cari skema yang pas, termasuk bagaimana rute Jember–Bali yang sedang kita cari skema harganya. Untuk Jember–Surabaya, biarkan berjalan dulu. Pada prinsipnya, kami berikhtiar agar semua warga Jember bisa menikmati penerbangan ini dengan harga yang disesuaikan dengan kemampuan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, penerbangan Jember–Surabaya akan beroperasi setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Pewarta: suyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *