KAI Daop 7 Madiun dan Komunitas Railfans Kolaborasi Edukasi Keselamatan Perkeretaapian sejak Dini
Madiun – sadap99.com
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkolaborasi dengan komunitas pencinta kereta api, Railfans Pecel +63 Madiun, dalam kegiatan sosial dan edukasi yang digelar di SDN 1 Bancong, Senin (31/8/2026).
Kegiatan ini melibatkan Tim Pengamanan (PAM) Daop 7 Madiun, Unit Angkutan Penumpang (Angpen), serta perwakilan Railfans Pecel +63 Madiun. Kolaborasi ini merupakan bentuk kepedulian KAI dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda, khususnya mengenai pentingnya keselamatan di sekitar jalur kereta api.
Dalam sesi sosialisasi, Tim Pengamanan Daop 7 Madiun menyampaikan materi tentang bahaya dan larangan di jalur KA dengan pendekatan yang mudah dipahami anak-anak. Edukasi ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran sejak dini agar siswa tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar rel, baik bagi keselamatan diri sendiri maupun perjalanan kereta api.
Sementara itu, Unit Angkutan Penumpang memberikan pengenalan tentang dunia perkeretaapian, mulai dari jenis layanan KAI hingga peran strategis perusahaan dalam menyediakan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat.
Keterlibatan Railfans Pecel +63 Madiun menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Kehadiran komunitas pencinta kereta api tidak hanya mempererat ekosistem perkeretaapian, tetapi juga aktif menyebarkan pesan keselamatan dan memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengenalkan dunia perkeretaapian sekaligus menanamkan kepedulian terhadap keselamatan sejak dini. Kami juga mengapresiasi kolaborasi dengan Railfans Pecel +63 Madiun yang turut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Tohari.
Ia menambahkan, sinergi dengan komunitas menjadi salah satu strategi untuk memperluas jangkauan edukasi keselamatan. Semakin banyak pihak yang paham dan patuh terhadap aturan, maka lingkungan di sekitar jalur KA akan semakin aman.
KAI Daop 7 Madiun berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi warga Desa Bancong, terutama dalam meningkatkan wawasan siswa tentang KAI dan keselamatan perkeretaapian. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan antara KAI, komunitas railfans, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat setempat.
Sebagai penutup, KAI Daop 7 Madiun mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur kereta api, tidak bermain atau berdiri di sekitar rel, serta selalu mematuhi rambu-rambu keselamatan di perlintasan sebidang.
Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, keselamatan perkeretaapian dapat terwujud, dan manfaat kehadiran KAI dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (Edy)
