IAD Probolinggo Gelar Diskusi Bareng Media Pilarpos
Dorong Mahasiswa Berpikir Maju, IAD Probolinggo Gelar Diskusi “Ngobrol Penuh Inspirasi” Bareng Media Pilarpos
Probolinggo, sadap99.com
Dalam upaya meningkatkan kualitas belajar, memperluas wawasan segi pandang, dan mempertajam pola pikir mahasiswa, Institute Achmad Dahlan (IAD) Probolinggo menggelar forum diskusi bertajuk “Ngobrol Penuh Inspirasi”. Kegiatan yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HIMA HKI) ini mengusung tema “Meneguhkan Tekad Mewujudkan Cita-cita Mulia” dan menghadirkan Media Pilarpos sebagai pemateri.
Acara yang berlangsung di Ruang A7 Kampus IAD Probolinggo pada Kamis (16/4/2026) pukul 12.30 WIB ini dihadiri oleh sejumlah dosen dan pimpinan fakultas, di antaranya Dekan Fakultas Hukum Keluarga Islam Imanudin Abil Fida, MIRKH., Kaprodi Ana Billah, M.H., serta dosen tetap Ahmad Syaifudin Romli, M.H., Raden Rara Lisa Fa’atirahmah, M.H., dan Robiatul Adawiyah, M.Sosio.
Diskusi interaktif dua arah ini berlangsung hangat dan penuh semangat dengan moderator Zaskia Dhea Anastasya. Sebanyak 87 mahasiswa semester 2 dan 4 dari prodi Hukum Keluarga Islam serta Hukum Ekonomi Syariah terlibat aktif dalam sesi tanya jawab. Pemateri yang hadir yakni Pemimpin Redaksi Media Pilarpos, M. Nur Alim, serta Pendiri Media Pilarpos, Haidir Sabaruddin, S.H.
Bangun Moralitas dan Pantang Menyerah
Dalam paparannya, M. Nur Alim yang juga dikenal sebagai Aktivis Pegiat Bela Negara menekankan pentingnya membangun moralitas dan menjaga akhlak sebagai fondasi meneguhkan tekad meraih cita-cita.
“Perluasan pemahaman menjadi motivasi serta menggali potensi menciptakan intuisi personal sebagai tolak ukur kompetensi dalam perkembangan akademisi. Mahasiswa harus selalu memiliki ide atau pemikiran yang maju seiring persaingan, terutama saat akan melangkah ke jenjang semester selanjutnya hingga menghadapi skripsi. Dibutuhkan breakthrough atau terobosan dalam berpikir, serta memahami prinsip pokok pikiran dan konsep,” terang Nur.
Ia juga menambahkan bahwa kemauan tinggi adalah kunci. “Jika ada kemauan, pasti ada jalan. Miliki sifat pantang menyerah, jangan takut gagal karena kegagalan adalah proses menuju keberhasilan. Jadikan role model sebagai teladan dan inspirasi, miliki mimpi besar serta keinginan kuat sehingga tercipta dedikasi. Mahasiswa adalah calon pemimpin dan penerus bangsa, kampus adalah rumah inspirasi yang selalu melahirkan pemimpin masa depan,” bebernya.
Kampus sebagai Rumah Kedua bagi Mahasiswa
Sementara itu, Haidir Sabaruddin, S.H., yang juga alumni IAD, menyampaikan bahwa kampus berperan sebagai rumah kedua bagi mahasiswa untuk merumuskan konsep dan gagasan masa depan.
“Kampus mencetak sumber daya unggul, melahirkan pemimpin masa depan sebagai penerus. Kedisiplinan ilmu akademisi, magister, doktor, profesor lahir dari kampus, dan mereka telah mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujar Haidir.
Ia mengajak mahasiswa untuk selalu aktif, aplikatif, serta mampu berinisiatif dan berkarya di setiap tingkatan sesuai prodi masing-masing, bahkan meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Penempaan ada di kampus. Begitu besar peran kampus terhadap kemajuan bangsa dan negara. Keprofesian juga lahir dari kampus, sehingga alumni bisa bekerja di perusahaan swasta maupun lembaga pemerintah dan non-pemerintah,” terangnya.
Prestasi IAD Mendunia
Haidir juga menyoroti capaian IAD di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Benny Prasetya, M.Pd.I. Kampus tersebut pernah menyelenggarakan ajang International Conference on Islam and Humanities in the Modern Era (ICONIHUM) pada 2024 dan 2025 yang menghadirkan pemateri dari luar negeri seperti Malaysia dan Thailand.
“Bahkan ada mahasiswa dari Thailand yang berkuliah di IAD. Nama kampus IAD telah dikenal di luar negeri. Ini pencapaian prestasi yang sangat luar biasa. Dunia perkampusan tetap eksistensi dan memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.
Diskusi sore itu pun ditutup dengan semangat baru bagi para mahasiswa untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. (Red)
