HOMEJATIM

Hari Buruh Internasional, Kondusivitas di Jember Tetap Terjaga

JEMBER – sadal99.com

Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Pemerintah Kabupaten Jember menggelar acara tasyakuran dan doa bersama di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (1/5/2026).

Dalam momentum tersebut, Bupati Jember, Gus Fawait, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menjaga stabilitas daerah.

Gus Fawait mengapresiasi kondusivitas yang terus terjaga di Jember. Ia membandingkan inovasi perayaan May Day di Jember yang dinilai berbeda dari daerah lain. Jika pada 2025 Jember sukses menyelenggarakan jalan sehat, maka pada 2026 ini peringatan diperluas dengan agenda makan bersama dan doa lintas sektoral.

“Kami ingin menyampaikan pesan damai. Pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah hanya bisa meningkat jika semua pihak berjalan beriringan dengan rukun dan guyub,” ujar Gus Fawait usai acara.

Bupati menegaskan bahwa menjaga keseimbangan antara kepentingan investor dan kesejahteraan buruh adalah prioritas utamanya. Ia menilai para pekerja di Jember telah menunjukkan sikap luar biasa dalam menjaga situasi tetap kondusif sejak dirinya menjabat pada tahun 2025.

Selain fokus pada hubungan industrial, Pemkab Jember juga terus mendorong program-program pro-rakya yang menyentuh keluarga pekerja, di antaranya pemberian beasiswa, Universal Health Coverage (UHC), hingga penguatan UMKM dengan menjadikan sektor ekonomi mikro Jember lebih unggul dibanding kabupaten tetangga.

Gus Fawait berharap, dengan terjaganya keamanan dan kedamaian, para investor tidak ragu untuk menanamkan modalnya di Jember. Hal ini diyakini akan menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi Jember untuk Indonesia.

“Insya Allah, ini menjadi pertanda Jember akan bangkit,” pungkasnya.

Pewarta: suyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *