Gus Fawait Tegaskan Tahun 2026 Momentum Percepatan Pembangunan Jember
JEMBER – sadap99.com
Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum percepatan pembangunan di Kabupaten Jember. Hal tersebut disampaikannya dalam forum refleksi satu tahun kepemimpinannya, yang juga menjadi ruang untuk menegaskan arah pemerintahan ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menyampaikan bahwa dinamika politik yang terjadi selama setahun terakhir tidak boleh mengganggu pelayanan publik.
“Dinamika itu biasa dalam demokrasi. Yang tidak boleh terganggu adalah pelayanan kepada rakyat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sejak awal masa jabatannya, ia memilih fokus bekerja ketimbang merespons polemik politik. Menurutnya, kepala daerah harus memastikan stabilitas birokrasi dan kesinambungan pelayanan tetap berjalan.
Gus Fawait menyebut tahun 2025 sebagai fase adaptasi dan konsolidasi. Tidak ada perombakan besar-besaran dalam birokrasi selama masa transisi, dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diberikan kesempatan untuk menunjukkan kinerjanya. Namun, memasuki tahun 2026, ia menekankan bahwa fase pembuktian telah dimulai.
“Kalau 2025 adalah pemanasan, maka 2026 adalah tahun pembuktian. Kita harus berlari, bukan lagi berjalan,” tegasnya.
Fokus ke depan diarahkan pada percepatan investasi, penyempurnaan regulasi tata ruang, serta penguatan Mal Pelayanan Publik di sejumlah wilayah. Aktivasi kembali Bandara Jember juga diposisikan sebagai langkah strategis membuka konektivitas dan menarik investor guna mengatasi kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja.
Ia juga menyinggung pentingnya sinergi dengan DPRD dan seluruh elemen politik daerah. Perbedaan pandangan dinilai sebagai bagian dari fungsi kontrol dalam demokrasi, namun tujuan akhirnya tetap sama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam refleksi tersebut, Gus Fawait menutup dengan pesan personal.
“Saya ini anak desa. Saya meninggalkan banyak hal untuk mengabdi di tanah kelahiran. Amanah ini harus dijaga dengan kerja nyata,” ucapnya.
Momentum satu tahun ini, menurutnya, bukan sekadar evaluasi perjalanan, tetapi juga penanda dimulainya fase percepatan pembangunan Kabupaten Jember menuju kemandirian fiskal dan daya saing yang lebih kuat.
Pewarta: Suyanto
