HOMEHUKRIMJATIM

Diduga Gunakan ‘Besi Banci’, Proyek Pembangunan SMPN 2 Rejoso Pasuruan Senilai Rp 138 Juta Dipersoalkan

PASURUAN, SADAP99.COM – Proyek pembangunan sarana dan prasarana di SMPN 2 Rejoso, Kabupaten Pasuruan, yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp138.866.739,05 diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Temuan di lapangan menunjukkan penggunaan material besi yang diduga kuat merupakan besi berkualitas rendah atau kerap disebut “besi Banci” pada struktur bangunan.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV. Rama Karya Abadi dengan Nomor SPK 066/SPK/1.01.01.01/2026 tertanggal 17 September 2026. Proyek ini memiliki masa pelaksanaan hingga 15 November 2026.

Namun, pantauan di lapangan pada Selasa (14/10/2026) menemukan adanya material besi yang diduga tidak sesuai RAB atau di bawah standar besi beton SNI yang biasanya digunakan untuk struktur bangunan sekolah.

“Besi yang digunakan sangat mudah dibengkokkan dengan tangan. Ini jelas bukan besi standar yang biasa dipakai untuk cor-coran. Istilah di lapangan sering disebut besi banci,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Jika benar terdapat penggunaan material di bawah spesifikasi tersebut, dikhawatirkan dapat menurunkan kualitas struktur bangunan dan membahayakan keselamatan siswa serta guru di masa mendatang.

Sementara itu, salah satu pekerja yang namanya tidak dicantumkan dalam pemberitaan ini membenarkan penggunaan besi tersebut.

“Iya mas, memang besi yang dipakai besi banci,” ucapnya.

Sedangkan Nasir selaku kepala tukang saat dikonfirmasi via WhatsApp hanya menjawab singkat.

“Jenengan teng bos. Kulo mawon mas Rofi (Silahkan ke bos saya saja mas rofi)” singkatnya.

Menanggapi temuan tersebut, awak media Sadap99 telah berupaya menghubungi pihak CV. Rama Karya Abadi selaku pelaksana, Rofi, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ibu Kris. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban dari pihak-pihak terkait.

Pewarta: AL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *