Bupati Sleman Tinjau Kebakaran Trans Home, Sampaikan Duka kepada Keluarga Korban
Sleman – Sadap99.com
Bupati Sleman Harda Kiswaya meninjau lokasi kebakaran Trans Home di Jalan Solo, Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman, Kamis (1/10/2026) malam. Selain memastikan penanganan kebakaran, Bupati memberikan dukungan kepada petugas dan relawan serta menemui keluarga dua karyawan yang meninggal dunia dalam musibah tersebut.
Sekitar pukul 22.00 WIB, Bupati Sleman tiba di lokasi untuk melihat langsung proses penanganan dan pendinginan yang dilakukan tim gabungan. Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Abu Bakar, S.Sos., M.Si.; Kepala BKPP Kabupaten Sleman sekaligus Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Wildan Solichin, S.I.P., M.T.; serta Panewu Berbah Djaka Sumarsono, AP., M.Si.
Di lokasi, Harda menyapa sekaligus memberikan dukungan kepada petugas pemadam kebakaran, TNI-Polri, BPBD, Basarnas, PMI, tenaga kesehatan, dan relawan yang sejak Kamis siang berjibaku melakukan pemadaman, pencarian dan evakuasi korban hingga penanganan pascakebakaran.
Selepas meninjau lokasi, sekitar pukul 23.00 WIB Bupati menuju RS Bhayangkara Polda DIY. Di rumah sakit, Harda menemui Dukuh Marangan, Bokoharjo, yang merupakan suami Sulistyani, salah satu korban meninggal dunia dalam kebakaran tersebut.
Di RS Bhayangkara juga telah berada sejumlah pejabat dan petugas, antara lain Kepala Pelaksana BPBD Sleman Bambang Kuntoro, Panewu Berbah Djaka Sumarsono, Panewu Kalasan Samino, serta Kapolsek Berbah AKP Gunawan Setiyabudi, S.H.
Bupati selanjutnya bertakziah ke rumah duka sebagai bentuk empati dan dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman kepada keluarga korban.
Harda Kiswaya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dua karyawan Trans Home. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman dan pribadi, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, serta ketabahan,” ujar Bupati Sleman.
Kebakaran Trans Home terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Api berkembang cepat hingga kepulan asap hitam pekat terlihat dari sejumlah wilayah di sekitar Berbah dan Kalasan. Besarnya kobaran api membuat armada pemadam beserta kendaraan pendukung dari berbagai daerah dan instansi dikerahkan ke lokasi.
Penanganan melibatkan pemadam kebakaran dari Sleman dan sejumlah daerah di DIY maupun Jawa Tengah, BPBD, Basarnas, TNI-Polri, PMI, tenaga kesehatan, Angkasa Pura, Lanud Adisutjipto, UGM, serta berbagai organisasi dan komunitas relawan. Water cannon Brimob Polda DIY dan Polresta Sleman turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Dalam proses penanganan, tim gabungan mendapat informasi masih terdapat karyawan yang belum berhasil keluar dari bangunan. Pencarian kemudian dilakukan hingga dua karyawan perempuan ditemukan meninggal dunia di sekitar akses tangga lantai tiga.
Kedua korban yakni Wiken Novalia Davin (20), warga Tawang Tanjungan, Tirtomartani, Kalasan, dan Sulistyani (44), warga Marangan, Bokoharjo, Prambanan. Sulistyani merupakan istri Dukuh Marangan, Bokoharjo. Jenazah kedua korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda DIY sebelum diserahkan kepada keluarga.
Bangunan Trans Home yang terdampak kebakaran terdiri atas tiga lantai dan satu basement. Berdasarkan laporan awal lapangan, kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp50 miliar. Angka tersebut masih merupakan estimasi awal dan memerlukan pendataan lebih lanjut.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Petugas gabungan juga melakukan pendinginan dan pengamanan lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Dalam kunjungannya, Harda mengapresiasi seluruh petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan musibah, mulai dari proses pemadaman, pencarian dan evakuasi korban hingga pendinginan.
Kehadiran Bupati Sleman hingga Kamis malam tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman kepada keluarga korban serta seluruh petugas dan relawan yang bekerja menangani musibah kebakaran Trans Home.
(Piter)
