HOMEJATIMTravel

KAI Daop 7 Madiun Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, Alokasikan Pembangunan di 13 Titik Prioritas

MADIUN – Sadap99.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api serta masyarakat sekitar melalui percepatan peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang. Upaya ini direalisasikan melalui pembangunan fasilitas pendukung, penguatan penjagaan, serta kolaborasi intensif bersama pemerintah dan masyarakat.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh operasional perkeretaapian. Penanganan perlintasan sebidang dilakukan secara terukur berdasarkan pemetaan kondisi dan tingkat kebutuhan di lapangan.

“Setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda sehingga penanganannya dilakukan secara terukur agar peningkatan keselamatan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tohari.

Sebagai bagian dari program nasional yang mencakup 190 titik prioritas peningkatan keselamatan Tahun Anggaran 2026 di berbagai wilayah operasi KAI, Daop 7 Madiun mendapatkan alokasi sebanyak 13 titik. Pekerjaan yang saat ini tengah direalisasikan meliputi pembangunan pos jaga perlintasan sebidang.

Berikut daftar 13 lokasi pembangunan pos jaga perlintasan sebidang di wilayah Daop 7 Madiun:

  1. JPL 295 KM 200+303 (Petak Stasiun Minggiran – Papar)

  2. JPL 299A KM 206+105 (Petak Stasiun Papar – Purwoasri)

  3. JPL 301 KM 210+243 (Petak Stasiun Purwoasri – Kertosono)

  4. JPL 303 KM 211+793 (Petak Stasiun Purwoasri – Kertosono)

  5. JPL 294A KM 199+645 (Petak Stasiun Minggiran – Papar)

  6. JPL 266 KM 174+122 (Petak Stasiun Kras – Ngadiluwih)

  7. JPL 218 KM 138+131 (Petak Stasiun Rejotangan – Ngunut)

  8. JPL 209 KM 130+327 (Petak Stasiun Blitar – Rejotangan)

  9. JPL 182 KM 117+186 (Petak Stasiun Garum – Blitar)

  10. JPL 174 KM 113+137 (Petak Stasiun Talun – Garum)

  11. JPL 172 KM 112+389 (Petak Stasiun Talun – Garum)

  12. JPL 171 KM 111+973 (Petak Stasiun Talun – Garum)

  13. JPL 123 KM 153+637 (Petak Stasiun Caruban – Babadan)

Selain memperkuat infrastruktur fisik, KAI juga terus meningkatkan kesiapan dan kompetensi 52 calon petugas penjaga pintu perlintasan di lapangan.

Kendati demikian, efektivitas keselamatan di perlintasan sebidang sangat bergantung pada kedisiplinan bersama. Tohari mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas saat melintas.

“Kedisiplinan bersama seperti berhenti sebelum melewati perlintasan, tengok kanan-kiri, memastikan kondisi aman, serta tidak menerobos palang pintu merupakan kunci utama dalam mencegah risiko kecelakaan,” pungkasnya. (Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *