HOMEHUKRIMJATIM

Akibat Peluru Nyasar, Warga Desa Alastlogo Blokade Jalan Pantura Depan Kolatmar

PASURUAN, SADAP99.COM

Warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, memblokade Jalan Raya Pantura (Surabaya–Banyuwangi) pada Kamis, 23 Juli 2026, sebagai bentuk protes keras atas insiden peluru nyasar yang kembali terjadi di pemukiman mereka.

Aksi ini dipicu oleh keresahan warga akibat tembakan latihan tempur Marinir TNI AL yang berasal dari Markas Komando Latihan Marinir (Kolatmar) Grati. Peluru nyasar diduga telah berulang kali mengenai rumah-rumah warga, menimbulkan ketakutan dan trauma mendalam di kalangan masyarakat setempat.

Pemicu utama: Diduga peluru nyasar kembali menghantam atap rumah warga di Dusun Krajan, Desa Alastlogo. Warga menilai latihan tempur tersebut membahayakan keselamatan jiwa, terlebih karena tidak ada pemberitahuan resmi sebelumnya.
· Tuntutan warga: Masyarakat mendesak agar pihak TNI AL menghentikan sementara kegiatan latihan tempur hingga ditemukan solusi konkret yang benar-benar mengutamakan keselamatan dan rasa aman warga sekitar.

Akibat pemblokadean Jalan Raya Pantura, arus lalu lintas dari Probolinggo menuju Pasuruan dan sebaliknya lumpuh total. Akses menuju Pintu Tol Grati juga ikut ditutup, sehingga kemacetan diperkirakan mencapai 3 kilometer.

Perlu diketahui, demonstrasi ini bukanlah kejadian pertama. Aksi protes warga Alastlogo terhadap aktivitas militer di wilayah mereka telah terjadi sejak lama, dengan puncak konflik yang pernah memanas pada tahun 2007. Saat itu, persoalan lahan dan dampak latihan militer menjadi akar utama ketegangan.

Hingga berita ini diturunkan, aksi blokade masih berlangsung. Warga menunggu respons resmi dari pihak Kolatmar dan berharap ada langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan ini secara adil dan manusiawi.

Pewarta: ALy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *