MTA Pakem dan RSA UGM Kolaborasi Gelar Aksi Donor Darah
SLEMAN – sadap99.com
Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) Cabang Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, bersama Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di bidang pelayanan kesehatan dan kemanusiaan, yang diwujudkan dengan aksi donor darah. Kegiatan berlangsung di gedung MTA Cabang Pakem, Sabtu (4/7/2026).
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, turut hadir dan memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada MTA Cabang Pakem dan RSA UGM atas terselenggaranya aksi sosial tersebut.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Sleman yang masih dirasakan kurang. Semoga menjadi amal baik bagi kita semua. Saya yakin gerakan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas dan menjadi amal jariyah untuk panjenengan semua,” ujar Bupati Sleman.
Ketua panitia sekaligus perwakilan MTA Cabang Pakem, Warimin, menyampaikan bahwa MTA ingin membuktikan bahwa dakwah tidak hanya disampaikan melalui kajian, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata kemanusiaan, seperti donor darah kali ini. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan sabda Rasulullah SAW, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
“Tercatat sekitar 150 orang berpartisipasi dalam aksi donor darah yang digelar MTA Cabang Pakem bersama RSA UGM ini,” ungkapnya.
Sementara itu, dr. Donitra Arby Wardhana dari RSA UGM menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus MTA dan para pendonor yang antusias mengikuti kegiatan sosial ini. Ia menegaskan bahwa penandatanganan kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud komitmen nyata antara RSA UGM dan MTA dalam mendukung pelayanan kesehatan serta kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat luas bagi masyarakat.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi RSA UGM sebagai rumah sakit pendidikan, yang tidak hanya fokus pada pelayanan medis, tetapi juga aktif membangun jejaring dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada donor darah, melainkan terus berkembang ke ranah program kesehatan lainnya,” tambahnya.
(Piter)
