HOMEJATIM

Wujudkan Jember sebagai Kabupaten Pertama se-Tapal Kuda dengan MPP Mini Terbanyak

JEMBER – sadap99.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus melakukan terobosan besar guna mendekatkan layanan publik kepada masyarakat di wilayah pinggiran.

Di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Gus Fawait, Pemkab Jember resmi meluncurkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini di sejumlah kecamatan, salah satunya di Kecamatan Tanggul.

Langkah ini menjadikan Jember sebagai kabupaten pertama di kawasan Tapal Kuda yang memiliki MPP Mini terbanyak, yakni di Kecamatan Mayang, Kecamatan Tanggul, dan Kecamatan Jombang.

Inisiatif ini diambil sebagai bentuk konkret dari semangat pemerataan dan keadilan bagi seluruh warga Jember tanpa terkecuali.

Gus Fawait menegaskan bahwa keberadaan MPP Mini bertujuan untuk memutus rantai birokrasi yang melelahkan. Kini, warga di wilayah Jember Barat dan Utara tidak perlu lagi menempuh perjalanan puluhan kilometer menuju pusat kota hanya untuk mengurus dokumen.

“Di MPP Mini ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara terintegrasi, antara lain administrasi kependudukan seperti pengurusan KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran,” ujar Gus Fawait, Rabu (6/5/2026).

Selain itu, tersedia pula layanan perizinan usaha yang membantu pelaku UMKM mendapatkan legalitas dengan cepat, layanan pajak daerah yang mempermudah pelaporan dan pembayaran pajak tanpa antrean panjang, serta layanan sosial dan hukum berupa konsultasi dan bantuan terkait masalah sosial serta pendampingan hukum.

Salah satu yang menarik adalah kolaborasi strategis antara Pemkab Jember dengan Pengadilan Negeri (PN) Jember. Melalui kerja sama ini, urusan hukum yang berkaitan dengan data kependudukan kini dapat diselesaikan melalui persidangan virtual atau Zoom.

“Kami ingin memberikan rasa keadilan. Dulu, warga Tanggul atau Sumberbaru harus menghabiskan waktu berjam-jam ke kota. Sekarang, kami hadirkan pemkab mini di sini. Bahkan untuk urusan pengadilan, cukup lewat Zoom, tidak perlu bolak-balik lagi,” tegas Gus Fawait.

Tidak hanya fokus pada pelayanan administrasi, komitmen pemerataan ini juga dibarengi dengan perbaikan infrastruktur jalan. Pada tahun anggaran 2026–2027, Pemkab telah merencanakan pelebaran dan pengaspalan ulang jalur Tanggul hingga Mangli untuk memperlancar konektivitas antarwilayah.

Pewarta: Suyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *