Pemkab Jember Selaraskan Kebijakan Pusat dan Provinsi
JEMBER – sadap99.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyatakan kesiapan penuh dalam mengantisipasi kebijakan nasional terkait efisiensi energi. Langkah tersebut mencakup kemungkinan penerapan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta penyesuaian sistem pembelajaran bagi pelajar. Kebijakan ini merupakan respons strategis terhadap dinamika geopolitik global yang berdampak pada sektor energi.
Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Meskipun belum ada keputusan resmi, berbagai skenario telah disusun secara komprehensif guna memastikan kesiapan implementasi saat kebijakan diberlakukan.
“Pada prinsipnya kami siap mengikuti arahan pemerintah pusat dan provinsi. Waktu pelaksanaan akan disesuaikan dengan ketentuan yang ditetapkan. Kami memastikan seluruh perangkat telah bersiap,” ujar Gus Fawait saat ditemui, Rabu (25/03/2026).
Sebagai langkah awal, Pemkab Jember telah menggerakkan efisiensi di lingkungan internal, salah satunya melalui imbauan penggunaan kendaraan bersama bagi jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan tugas kedinasan. Selain menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), langkah ini dinilai dapat memperkuat sinergi dan komunikasi antarpengurus perangkat daerah.
Di sektor pendidikan, koordinasi intensif dilakukan dengan Dinas Pendidikan untuk menyiapkan skema pembelajaran yang fleksibel, baik secara tatap muka maupun daring. Kesiapan ini diharapkan mampu menjaga kelangsungan proses belajar mengajar dalam berbagai kemungkinan penerapan kebijakan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh opsi tersedia dan dapat dijalankan tanpa kendala. Baik pembelajaran luring maupun daring harus sama-sama siap,” jelasnya.
Kebijakan efisiensi energi yang menjadi perhatian nasional ini tidak terlepas dari pengaruh kondisi global, termasuk fluktuasi harga minyak dunia. Oleh karena itu, langkah adaptif seperti penerapan WFH dipandang sebagai upaya preventif yang relevan dalam menjaga stabilitas konsumsi energi nasional.
Pemkab Jember akan terus memantau perkembangan kebijakan di tingkat pusat dan provinsi, sembari memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah tetap optimal dalam menghadapi setiap kemungkinan kebijakan yang akan diterapkan.
“Kami memilih untuk tetap menunggu arahan resmi, sembari memastikan kesiapan di semua lini telah terbangun dengan baik,” tutup Gus Fawait.
Pewarta: Suyanto
