Program Satu Taskin Kapanewon Ngemplak
Program Satu Taskin Kapanewon Ngemplak: Upaya Penanggulangan Kemiskinan Melalui Sinergi dan Kolaborasi
Sleman – sadap99.com
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, meluncurkan program Satu Taskin (Sinergi Aksi untuk Pengentasan Kemiskinan) yang diinisiasi oleh Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Kapanewon Ngemplak di kantor Kapanewon Ngemplak, Kamis (19/2/2026).
Program Satu Taskin TPK Kapanewon Ngemplak hadir sebagai sebuah inisiatif kolaboratif yang dirancang untuk menjembatani seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, serta menciptakan sinergi sumber daya dan pendanaan. Dengan demikian, kontribusi dari masing-masing pihak dapat lebih terarah dan efektif.
Danang Maharsa mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan aktif menginisiasi Program Satu Taskin Kapanewon Ngemplak ini. Diharapkan dengan adanya program ini, upaya penanggulangan kemiskinan di wilayah Kapanewon Ngemplak dapat semakin terarah dan efektif.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk mendukung percepatan penurunan angka kemiskinan melalui program Satu Taskin. Saya berterima kasih kepada seluruh lintas sektor yang ikut terlibat dan membantu berjalannya program ini,” ujarnya.
Peluncuran program Satu Taskin dilaksanakan secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sleman. Pada acara tersebut juga diserahkan sejumlah paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Plt. Panewu Ngemplak, Tri Akhmeriyadi, menyebutkan bahwa rencana anggaran dan biaya program Satu Taskin tahun 2026 sebesar Rp287 juta, yang terdiri dari pelaksanaan bantuan rehab rumah/jambanisasi sebanyak 10 unit, bantuan sosial paket sembako per bulan untuk 15 orang, serta pelaksanaan pelatihan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga miskin sebanyak 20 orang.
“Program ini didukung oleh para donatur, di antaranya BAZNAS Sleman, BMT Mitra Usaha Umat, Bank Sleman Syariah, Resto Mr Blangkon Degolan Umbulmartani Ngemplak, Bank Sleman, Catering Tiga Putri Kledokan Umbulmartani Ngemplak, Resto Bakso Pikul, Rumah Zakat, serta ASN Kapanewon, Pamong Kalurahan, dan Karang Taruna,” jelasnya.
Program Satu Taskin ini juga mendapat komitmen sinergi dari Direktorat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (komitmen pemberdayaan masyarakat miskin, pendampingan program, serta rekomendasi pendekatan dan intervensi program). Lembaga Lazis UNISIA Badan Wakaf UII Yogyakarta juga berkomitmen untuk bersinergi dalam pengentasan kemiskinan berkelanjutan di Kapanewon Ngemplak melalui penandatanganan MoU antar lembaga Kapanewon dan Lazis UNISIA.
Komitmen dukungan juga datang dari Bank BPD DIY Cabang Sleman, Pengusaha Batako Kantong Mas, Bapak Kalis Purwanto Wedomartani, Brigjen Purnawirawan H. Drs Slamet Raharjo Wedomartani, BMT Survamartani Bimomartani, para Lurah se-Kapanewon Ngemplak, serta Ketua TPK Kalurahan dan Padukuhan se-Kapanewon Ngemplak.
(Ome)
