Bupati Jember Serahkan SK Kepala Puskesmas untuk Perkuat Layanan Kesehatan Dasar
JEMBER, Sadap99.com
Pemerintah Kabupaten Jember menyerahkan Surat Keputusan Bupati tentang Penugasan Tambahan Pejabat Fungsional Kesehatan sebagai Kepala Puskesmas kepada 50 tenaga kesehatan. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, di Aula PB Sudirman, Sabtu (10/1/2026), sebagai langkah strategis memperbaiki layanan kesehatan dasar di daerah ini.
Dalam arahannya, Gus Fawait menegaskan tahun 2026 sebagai tahun pembuktian, khususnya di sektor kesehatan. Ia menekankan bahwa pelayanan publik harus memberikan hasil nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Bupati juga berkomitmen menjaga semangat tenaga kesehatan dengan memastikan kebijakan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tidak mengurangi hak mereka dalam berbagai skema kerja sama dan konversi kelembagaan.
Gus Fawait menjelaskan bahwa penunjukan kepala puskesmas dilakukan secara objektif dan terukur, tanpa pendekatan subjektivitas. Penilaian kinerja puskesmas dilakukan melalui berbagai indikator, mulai dari kualitas pelayanan, kondisi fasilitas kesehatan, hingga optimalisasi pendapatan melalui kapitasi BPJS Kesehatan.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kepala puskesmas diproyeksikan sebagai calon pemimpin rumah sakit di masa mendatang. Menurutnya, puskesmas harus menjadi laboratorium kepemimpinan kesehatan yang melahirkan figur berpengalaman dan berintegritas.
“Saya ingin membangun budaya baru di Jember. Calon direktur rumah sakit adalah mereka yang berhasil memajukan puskesmas. Regenerasi harus berjalan, pilihan pemimpin harus banyak,” jelasnya.
Pemkab Jember akan meluncurkan sejumlah program unggulan bidang kesehatan, di antaranya layanan home care, penguatan pelayanan primer, serta percepatan penurunan indikator kesehatan strategis seperti angka stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB).
Meski terjadi perbaikan indikator kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, capaian tersebut dinilai belum cukup signifikan.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Jember akan mengevaluasi kinerja kepala puskesmas setiap tiga bulan, setara dengan evaluasi kepala OPD dan camat. Evaluasi ini mencakup capaian indikator kesehatan, kualitas pelayanan puskesmas, hingga respons terhadap aduan masyarakat melalui kanal Wadul Gus’e.
Gus Fawait juga meminta penguatan koordinasi antara puskesmas dan kecamatan, khususnya dalam upaya menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan anak.
“Puskesmas tidak boleh dipandang sebelah mata. Mindset ini harus kita ubah. Puskesmas adalah garda terdepan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Gus Fawait menyampaikan visi jangka panjang pembangunan kesehatan Jember, termasuk harapan mengembangkan wisata medis sebagai salah satu kekuatan daerah di masa depan.
“Jember bukan hanya wisata alam dan pendidikan. Mudah-mudahan ke depan kita bisa mengembangkan wisata medis,” pungkasnya.
Acara penyerahan SK yang berlangsung di Aula PB Sudirman tersebut berjalan lancar.
Pewarta: Suyanto
