100 Pelaku UMKM Sidomukti Ikuti Pelatihan Kuliner Kreatif untuk Perkuat Ekonomi Desa
JEMBER, SADAP99.com
Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Pengolahan Cilok dan Telur Gulung. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sidomukti pada Senin (8/12/2025) ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan perempuan pelaku UMKM sebagai penggerak ekonomi desa.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (Diskopum) Kabupaten Jember, Dra. Sartini, MM. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kreativitas dan kemandirian perempuan dalam membangun usaha rumahan yang berkelanjutan. Sartini juga mengapresiasi semangat peserta sebagai modal berharga dalam menghadapi dinamika pasar.
“Peningkatan kapasitas dan kualitas produk merupakan kunci utama untuk memperkuat ekonomi desa,” tegas Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Diskopum Jember, Rudi Prastya Aji, yang turut hadir mendampingi. Ia berharap pelatihan ini mampu mendorong UMKM Sidomukti agar lebih kompetitif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Mayang, Amalan, beserta jajarannya, serta Kepala Desa Sidomukti, Sunardi Hadi Prayitno, dan perangkat desa. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kompetensi.
Untuk memastikan kualitas pelatihan, Diskopum Jember menggandeng tim pemateri dari Politeknik Negeri Jember. Materi yang diberikan meliputi teknik pengolahan cilok dan telur gulung, standar kebersihan produksi, pengemasan modern, hingga strategi pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini.
Para peserta, yang terbagi dalam 50 kelompok cilok dan 50 kelompok telur gulung, antusias mengikuti sesi praktik. Mereka mempelajari langkah-langkah pembuatan produk secara langsung bersama para instruktur.

Salah satu momen penting dalam pelatihan adalah sesi penyicipan dan penilaian produk oleh Kepala Desa Sidomukti, Sunardi Hadi Prayitno, bersama Kabid Diskopum, Rudi Prastya Aji. Keduanya memberikan apresiasi atas kreativitas, cita rasa, serta potensi pengembangan produk hasil pelatihan. Masukan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk agar layak jual dan berdaya saing.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha, panitia memberikan bantuan peralatan usaha berupa kompor tungku dan wajan bagi peserta telur gulung, panci khusus bagi peserta cilok, seragam pelatihan, serta uang transport.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi perempuan Sidomukti serta meningkatkan peran Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Dengan semangat kebersamaan, UMKM Sidomukti diyakini mampu menghasilkan produk unggulan bernilai jual tinggi dan berdaya saing.
Pewarta: Suyanto
