BULOG Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus
Madiun – sadap99.com
Perum BULOG bergerak cepat mengambil langkah tegas menyikapi dugaan penyalahgunaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.
Sebagai bentuk tanggung jawab menjaga integritas penugasan pemerintah, BULOG segera melakukan penertiban, penguatan pengawasan, serta evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi beras SPHP.
Keseriusan tersebut diwujudkan melalui penguatan pengawasan internal dan evaluasi terhadap pelaksanaan distribusi di seluruh jalur penyaluran yang berpotensi terjadi penyimpangan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola distribusi secara menyeluruh dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Sebagai langkah strategis, BULOG juga membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgas Khusus) Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Satgas ini bertugas memperkuat pemantauan jalur distribusi, mengevaluasi kepatuhan mitra penyalur, serta memastikan setiap tahapan penyaluran beras pemerintah dilaksanakan sesuai ketentuan.
Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Madiun, Agung Sarianto, menegaskan bahwa selama periode Maret s.d. Oktober 2026, BULOG Kancab Madiun telah menyalurkan beras SPHP sebanyak 11.951 ton melalui berbagai saluran. “Selama Bulan Maret sampai dengan Oktober, BULOG Madiun telah menyalurkan beras SPHP sebanyak 11.951 ton. Agar penyaluran berjalan lebih optimal, perlu dilakukan pengawasan yang lebih optimal. Penguatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen BULOG dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan penyaluran beras SPHP berjalan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran,” tegas Agung Sarianto.
Ia menambahkan, seluruh jajaran BULOG di wilayah kerjanya terus didorong untuk memastikan program SPHP terlaksana tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penguatan pengawasan juga diarahkan pada penataan jaringan mitra penyalur, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK), sebagai salah satu saluran distribusi beras SPHP kepada masyarakat. Melalui pengawasan intensif dan evaluasi berjenjang, BULOG berupaya meminimalkan risiko penyimpangan pada setiap mata rantai distribusi.
Di sisi lain, BULOG menegaskan dukungannya terhadap proses penegakan hukum yang dilakukan aparat berwenang dan siap memberikan informasi yang diperlukan agar setiap dugaan pelanggaran dapat ditangani secara objektif dan tuntas. (Edy)
