Sleman Tangguh: Inovasi Pangan Berkelanjutan Menuju Generasi Muda Berkualitas
Sleman – Sadap99.com
Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sleman menggelar konferensi pers dengan tema “Membangun Sleman yang Tangguh melalui Inovasi, Ketahanan Pangan, dan Generasi Muda Berkualitas”, dengan menghadirkan pimpinan OPD terkait, pada Selasa, 6 Oktober 2026, bertempat di Ruang Rapat Unit 1 Kesbangpol Kabupaten Sleman.
Narasumber:
1. Sekretaris Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan: Rofiq Andriyanto, S.Hut.
2. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga: Herru Saptono, D.TP., M.M.
3. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan: dr. Tunggul Biworo.
Kegiatan dipandu oleh Sekretaris Dinas Kominfo, Aisyah Inayati Suryani, S.E., M.Si.
Penyalahgunaan Obat Psikotropika
dr. Tunggul Biworo dalam pemaparannya menyampaikan bahwa angka pasien gangguan mental di Daerah Istimewa Yogyakarta berada pada peringkat dua nasional berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018). Hal tersebut merupakan kerentanan serius pada pola penyalahgunaan zat narkotika jalanan ilegal ke arah obat resep yang dilegalisasi melalui peresepan irasional.
Tren penggunaan obat golongan psikotropika, khususnya alprazolam, menunjukkan lonjakan dari 4,7 juta tablet pada tahun 2024 menjadi 6,2 juta tablet pada tahun 2025.
Modus operandi penyalahgunaan obat ini tergolong rapi. Pasien menggunakan banyak identitas kartu pasien dan berobat di berbagai fasilitas pengobatan dan dokter yang berbeda-beda secara bersamaan (doctor shopping) untuk mengumpulkan resep, serta menebus resep dokter di apotek yang berbeda-beda (pharmacy shopping).
Temuan BBPOM DIY pada November 2024 mendapati peresepan alprazolam yang tidak wajar, yaitu mencapai 300 tablet untuk pemakaian 30 hari dengan dosis tinggi (10 tablet per hari), disertai praktik duplikasi resep dan pelayanan yang tidak sesuai ketentuan atas desakan pasien.
Upaya yang dilakukan untuk mencegah doctor shopping dan pharmacy shopping di DIY adalah koordinasi antar apotek/rumah sakit dalam melakukan pelayanan kepada pasien, sehingga tidak terjadi pengambilan obat ganda dalam periode yang sama yang menyebabkan pasien mendapatkan jumlah obat berlebih.
Selain itu, Pemkab Sleman meluncurkan Inovasi SIPOTIK. Tujuannya adalah tersedianya sistem informasi terintegrasi untuk pencatatan, verifikasi, dan penelusuran riwayat penebusan obat psikotropika serta penyediaan data pengawasan.
Membangun Generasi Muda Berkualitas
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Sleman memaparkan tentang upaya membangun generasi muda yang berkualitas. Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman menyelenggarakan beberapa agenda kegiatan, di antaranya:
· Pembentukan karakter bagi pemuda: pembinaan karakter dalam rangka pencegahan perilaku negatif generasi muda di wilayah kapanewon dan kalurahan.
· Penguatan kelembagaan kepramukaan.
· Menumbuhkan wirausaha muda: pelatihan manajemen dan digitalisasi pemasaran.
· Pengembangan kepeloporan dan kepemimpinan pemuda.
· Pengembangan organisasi kepemudaan.
“Peran kita hari ini akan menentukan kualitas generasi muda hari esok. Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan yang mendukung, memberikan kesempatan, dan menjadi bagian dari solusi. Inovasi terbaik bukan pada harta, tetapi pada generasi muda,” tutur Herru Saptono.
Peringatan Hari Pangan Sedunia 2026
Sekretaris Dinas Pertanian, Rofiq Andriyanto, menyampaikan terkait peringatan Hari Pangan Sedunia tahun 2026 bertema “Berinovasi Hari Ini, Menumbuhkan Masa Depan”. Peringatan Hari Pangan Sedunia menjadi momentum refleksi atas tantangan pangan global.
Tahun 2026, FAO mengusung tema “Innovate Today, Nourish Tomorrow”, sebuah seruan yang menegaskan bahwa solusi visioner yang memadukan kearifan tradisional dengan pendekatan inklusif dapat menjadi akses semua orang terhadap pangan yang cukup, beragam, aman, dan bergizi, sekaligus melindungi planet ini bagi generasi mendatang.
Makna ini dapat dibagi dalam tiga bagian:
1. Berinovasi, menumbuhkan masa depan.
2. Menempatkan keberlanjutan sebagai tujuan akhir: sistem pangan yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan.
3. Nourish berarti memberi nutrisi. Hal ini menegaskan kembali bahwa pangan bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan hak dasar manusia yang menentukan kualitas penerus bangsa.
Sleman: Laboratorium dari Sawah hingga Dapur
Kabupaten Sleman menjadi contoh bagaimana tema global diterjemahkan menjadi aksi lokal. Dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa, Kabupaten Sleman menghadapi tantangan ketersediaan pangan.
Produksi beras Sleman tahun 2024 mencapai 60.200,79 ton dan pada tahun 2025 mencapai 63.786 ton. Sementara itu, Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kabupaten Sleman tahun 2025 yaitu 85,50 nasional. Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Sleman mempunyai pasokan pangan yang stabil, akses ekonomi dan fisik yang mudah terhadap pangan, stabilitas harga pangan yang terkendali, serta infrastruktur pasar dan distribusi yang berfungsi optimal.
Inovasi Pertanian Sleman
Inovasi produksi melalui PM-AAS dan pertanian presisi: Pemerintah Sleman bersama Kementerian Pertanian terus mendorong modernisasi sektor pertanian, salah satunya menetapkan Kapanewon Sayegan sebagai daerah percontohan penerapan pertanian modern, yaitu Advanced Agriculture System (PM-AAS). Metode ini memadukan teknologi, mekanisasi, dan pengolahan presisi dari pengolahan lahan hingga panen, dengan jarak tanam yang optimal untuk meningkatkan populasi tanaman secara signifikan hingga di atas 9 ton gabah kering panen per hektare.
Tantangan dan Kebijakan
Sleman menghadapi tantangan nyata, yaitu alih fungsi lahan pertanian, regenerasi petani, dan risiko gagal panen.
Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman mengambil langkah proaktif melalui Perda Nomor 6 Tahun 2025 tentang perlindungan profesi petani agar semakin bermartabat, sehat, dan terlindungi.
Selain itu, program asuransi pertanian melalui APBD 2026 untuk melindungi petani terhadap risiko gagal panen dengan premi senilai Rp1,8 juta per hektare, serta perlindungan lahan sawah melalui instrumen Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) untuk menjamin ketersediaan lahan pertanian secara berkelanjutan.
(Piter)
