HOMEJATIM

Sinergi Pemkab Ngawi dan TNI, DPRKP Genjot Pembangunan Jembatan Penghubung Desa Jatipuro

Ngawi – sadap99.com Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Jatipuro, Kecamatan Karangjati, menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi bersama TNI. Program ini difokuskan untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur pedesaan, khususnya pada wilayah yang membutuhkan peningkatan akses lingkungan permukiman.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Ngawi, Maftuh Affandi, menyampaikan bahwa alokasi terbesar dalam program TMMD 2026 kali ini diarahkan pada pembangunan jembatan penghubung yang selama ini menjadi akses vital mobilitas warga.

“Keberadaan jembatan tersebut sangat vital karena menjadi jalur utama masyarakat dalam menunjang kegiatan ekonomi maupun aktivitas sehari-hari warga Desa Jatipuro,” terang Maftuh Affandi.

Ia menambahkan, proyek pembangunan infrastruktur ini menelan anggaran kurang lebih sebesar Rp2,3 miliar dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari. Proyek fisik ini dikerjakan oleh CV Jasa Karya selaku pelaksana kegiatan dan diawasi oleh CV Sinergi Nataloka selaku pengawas kegiatan.

Percepatan pembangunan melalui skema TMMD ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa agar semakin berkembang dan berdaya saing.

Hingga berita ini diturunkan, pelaksanaan pekerjaan fisik TMMD di Dusun Baron, Desa Jatipuro, telah mulai berjalan sejak awal Juni 2026 lalu. Pemerintah berharap infrastruktur baru ini dapat memperkuat konektivitas antar-wilayah sekaligus mempermudah aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat.

“Komitmen Pemkab Ngawi ini merupakan bagian dari kelanjutan program tahun 2026 yang diprioritaskan untuk pembangunan berkelanjutan demi menciptakan Kabupaten Ngawi yang lebih maju, indah, dan tertata,” imbuh Maftuh.

Saat ditemui di lokasi kegiatan, Kepala Desa Jatipuro, Bambang Purwoko, turut menyampaikan rasa syukur dan harapannya terkait pembangunan jembatan tersebut.

“Semoga dengan adanya jembatan ini, aktivitas warga semakin lancar dan perekonomian masyarakat Dusun Baron khususnya bisa semakin maju,” ujar Bambang Purwoko.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memiliki rasa kepemilikan terhadap fasilitas baru tersebut. “Pemerintah desa mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah bersama TNI dalam program TMMD ini menjadi ikhtiar bersama dalam mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan bagi masyarakat luas. (ar/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *