Mudik Lebaran, Satlantas Polres Trenggalek Optimalkan Pengawasan Transportasi
TRENGGALEK, Sadap99.com
Jelang puncak arus mudik Lebaran 2026, petugas gabungan di Trenggalek optimalkan pengawasan dilini transportasi. Salah satunya pada sarana angkutan umum di Terminal Tipe A Surodakan.
Beberapa langkah antisipasi di laksanakan mendadak, seperti pemeriksaan tes urin bagi awak bus serta ‘ramp check’ (inspeksi kelayakan armada).
Hal tersebut untuk memastikan keselamatan bagi seluruh penumpang maupun ‘crew’ armada. Mengingat, kondisi dilapangan saat mudik yang dinamis dan berpotensi menghadapi banyak tantangan. Misalnya, kemacetan arus lalu lintas, peningkatan intensitas kendaraan maupun kendala teknis lain.
Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto mengatakan jika pihaknya sengaja menggandeng stakeholder terkait agar kegiatan tersebut benar-benar efektif sebagai bentuk upaya memaksimalkan pelayanan bagi publik.
“Bersama jajaran samping terkait, kita lakukan pemeriksaan di lingkungan Terminal Surodakan. Baik itu terhadap ‘crew’, operator Bus maupun kondisi armada yang digunakan,” ujar AKP Sony, Jumat 20 Maret 2026.
Menurut dia, agenda terstruktur itu bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan para sopir tetap dalam kondisi prima. Terutama saat mengemudikan bus dan membawa penumpang jarak jauh.
Tenaga medis dari puskesmas setempat juga memeriksa kondisi fisik mereka secara menyeluruh. Diantaranya, gula darah, kolesterol, hingga tekanan darah para pengemudi. Selain itu, dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Trenggalek juga melakukan tes urin secara acak.
“Seluruh bus dan ‘crew’ yang berangkat harus fit dan prima, tidak terpengaruh narkoba sehingga mampu mengantarkan penumpang sampai ke tujuan dengan aman tanpa kendala,” imbuhnya.
Kemudian, lanjut AKP Sony, selain memeriksa operator, petugas juga mengecek kelayakan armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Baik dokumen administrasi seperti STNK, SIM, surat uji berkala, serta kartu pengawasan maupun kondisi teknis kendaraan. Mulai dari sistem pengereman, lampu kendaraan, hingga kondisi ban.
Dipastikan pula setiap kendaraan memiliki perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan kotak P3K.
“Dari keseluruhan pemeriksaan, armada maupun ‘crew’ dinyatakan dalam kondisi baik serta laik beroperasional. Meski begitu, tetap disampaikan himbauan dan edukasi tentang keselamatan berkendara yang aman,” pungkas AKP Sony. (her)
