HOMEJATIM

Terpilihnya Lokasi Sekolah Rakyat di Jember

Wujud Nyata Memutus Rantai Kemiskinan

JEMBER – Sadap99.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyambut baik pembangunan proyek monumental Sekolah Rakyat (SR) yang diinisiasi oleh pemerintah pusat. Lembaga pendidikan ini digadang-gadang menjadi salah satu sekolah dengan fasilitas paling megah dan terlengkap, yang didedikasikan khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam saat meninjau langsung progres pembangunan fasilitas pendidikan tersebut, pada Kamis siang (9/7/2026). Ia menilai, kehadiran sekolah ini merupakan bukti konkret keberpihakan negara terhadap pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Hari ini di Jember dibangun sebuah sekolah yang sangat megah, bahkan mungkin bisa dikatakan paling megah dan terlengkap. Mulai dari asrama yang representatif, gedung bertaraf tinggi, dua lapangan basket, hingga lapangan sepak bola yang sesuai dengan standar FIFA,” ujar Gus Fawait dengan nada bangga.

Gus Fawait menegaskan bahwa seluruh fasilitas premium ini tidak diperuntukkan bagi kalangan elite, melainkan dikhususkan bagi anak-anak yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem atau berada pada kelompok Desil 1 dan Desil 2.

Menurut Gus Fawait, langkah taktis yang diambil oleh Presiden Prabowo ini bukan sekadar wacana, melainkan ikhtiar nyata untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan berkualitas tinggi. Ia menyamakan konsep sekolah ini dengan kualitas sekolah unggulan nasional seperti Taruna Nusantara, namun kali ini difokuskan untuk masyarakat tidak mampu.

Sekolah Rakyat yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA ini menawarkan konsep pembiayaan yang sepenuhnya ditanggung oleh negara. Beberapa program unggulan yang disediakan di antaranya:

· Fasilitas penunjang belajar berupa satu laptop untuk satu anak,
· Konsumsi gratis berupa makan tiga kali sehari ditambah dua kali makanan ringan (snack),
· Pemberian seragam dan seluruh perlengkapan sekolah secara cuma-cuma,
· Program renovasi rumah bagi orang tua murid yang memiliki hunian tidak layak huni.

Menyikapi program besar ini, Gus Fawait menyatakan bahwa jajaran Pemerintah Kabupaten Jember siap bersinergi penuh dengan Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, serta pihak terkait lainnya demi menyukseskan operasional sekolah yang ditargetkan selesai pada akhir Juli ini.

Gus Fawait juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran camat dan lurah di Kabupaten Jember untuk menyisir wilayah mereka masing-masing. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi anak di Jember yang putus sekolah atau tidak bisa mengenyam pendidikan karena terkendala faktor ekonomi.

“Saya sudah perintahkan camat dan lurah untuk memastikan hal ini. Jika nanti masih ditemukan ada anak yang tidak bisa sekolah karena masalah biaya, maka orang pertama yang akan saya salahkan adalah camat dan lurahnya,” pungkasnya.

Pewarta: Suyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *