Siswi SMP Negeri 3 Jember Raih Gelar The Winner di Ajang Pesona Batik Nusantara
JEMBER – sadap99.com
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa berprestasi asal Kabupaten Jember. Sireen Janitra Raisya Pramono, siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Jember, berhasil menyabet gelar The Winner sekaligus masuk dalam jajaran 10 Besar Terfavorit dalam ajang bergengsi Pesona Batik Nusantara.
Remaja berusia 14 tahun yang tinggal di Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember ini mampu menunjukkan bahwa batik bukan sekadar kain bermotif, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk merajut prestasi.
Kompetisi tahunan yang diinisiasi oleh Plor Management ini mendapat dukungan resmi dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan digelar di Jakarta.
Keberhasilan Sireen tidak diraih dalam semalam. Di balik gemerlap panggung catwalk, ada perjuangan berat dalam membagi waktu. Sebagai pelajar aktif, ia harus pandai menyiasati jadwal antara jam sekolah, kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), ekstrakurikuler, hingga bimbingan belajar (bimbel).
Menariknya, dunia pemodelan (modeling) terbilang baru bagi Sireen. Ia baru memulai langkah pertamanya pada September 2025 di bawah bimbingan Jawin Academy dan Syam Modeling School. Namun, dalam waktu yang relatif singkat, keberanian membawanya melangkah dari panggung lokal di Kabupaten Jember, merambah kompetisi luar kota, hingga akhirnya berpijak di ibu kota.
Yang tak kalah mengesankan, keikutsertaan Sireen dalam ajang nasional tersebut dilakukan secara mandiri. Tanpa tim besar, ia hanya didampingi keluarga kecilnya yang setia mengawal setiap proses kompetisi.
“Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Yang paling utama adalah dukungan orang tua serta doa. Percayalah pada proses, karena setiap perjuangan pasti akan membuahkan hasil,” ungkap Sireen penuh semangat.
Kisah Sireen menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ruang dan padatnya aktivitas akademis bukanlah penghalang untuk berprestasi. Lewat ketekunan dan mental yang kuat, remaja asal Jember ini sukses membawa nama harum daerah di kancah nasional sekaligus turut melestarikan warisan budaya batik Nusantara.
Pewarta: Suyanto
