DIYHOMEPopular News

Doa Bersama untuk Keselamatan Rekan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Yogyakarta — Sadap99.com

Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogyakarta bersatu memohon doa keselamatan bagi lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kegiatan doa bersama ini digelar di Namburan Lor Nomor 7, Kemantren Keraton, Kota Yogyakarta, Jumat, 11 September 2026.

Ketua PFI Yogyakarta, Andreas Fitri Atmoko, menyampaikan bahwa doa bersama ini bertujuan untuk mendoakan lima jurnalis, yaitu M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto/Yudhis (iNews), Firdaus Wajidi/Daus (Anadolu), dan Donal Husni (jurnalis lepas/freelance), yang sedang menjalankan tugas jurnalistik di area Gunung Anak Krakatau, perairan Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatera. Doa juga dipanjatkan untuk ketiga kru speedboat Arupadhatu 1, yakni Warta (55), Kapten; Surakman (60), ABK; dan Heriyanto (49), pemandu, agar dapat segera ditemukan.

Ketua PFI Jogjakarta, Andreas Fitri Atmoko, mengatakan bahwa seluruh keluarga besar PFI Jogjakarta terus memanjatkan doa agar proses pencarian berjalan lancar dan kelima rekan jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kami berkumpul hari ini untuk melangitkan doa bersama, memohon agar lima rekan kami segera ditemukan. Kami berharap pencarian yang dilakukan hari ini dan seterusnya membawa kabar baik, dan yang paling utama, mereka semua dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Andre di lokasi doa bersama.

Menurut Andre, situasi ini kembali mengingatkan bahwa kerja jurnalistik di lapangan memiliki berbagai risiko yang tidak selalu dapat diprediksi. Karena itu, solidaritas sesama jurnalis menjadi penting, khususnya ketika ada rekan yang sedang menghadapi situasi darurat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian. Ada keluarga, rekan-rekan jurnalis, dan komunitas pers yang terus menunggu serta mendoakan mereka. Kami juga memberikan dukungan kepada keluarga yang saat ini tentu berada dalam situasi yang sangat berat,” katanya.

PFI Jogjakarta mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan berharap operasi pencarian terus dilakukan secara maksimal. Hingga hari keempat, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir pulau-pulau kecil di sekeliling Gunung Anak Krakatau.

“Kami juga mendoakan Tim Basarnas maupun relawan yang saat ini terus melakukan pencarian kepada rekan-rekan kami,” kata Andre.

PFI Yogyakarta terus memberikan dukungan bagi seluruh keluarga jurnalis dan kru kapal agar tetap diberi kekuatan dan tetap optimistis seluruh tim dapat segera ditemukan dengan selamat.

“Untuk keluarga, tetap optimistis seluruh tim dapat segera ditemukan dengan selamat. Semoga mereka semua dapat ditemukan dalam keadaan selamat serta kembali berkumpul dengan keluarga dan orang-orang yang menanti kepulangan mereka,” imbuh Andre.

Anggota PFI Yogyakarta yang dituakan, Becky Subekhi, mengatakan doa bersama tidak hanya digelar di Yogyakarta, tetapi juga digelar oleh PFI di daerah lain seperti di Malang dan Surabaya.

“Saya meyakini bahwa kelima rekan kita yang sampai saat ini belum ada kepastian kabar keselamatannya, apa yang kita lakukan di sini dan ribuan teman-teman menjadi penguat untuk mengumpulkan tenaga dan kembali lagi, itu yang kita doakan,” kata Becky.

Ia menambahkan bahwa peristiwa yang menimpa lima orang jurnalis ini juga menjadi tamparan dan peringatan kepada awak media, terutama para fotografer yang meliput area bencana.

(Piter)

Yupiter Ome, Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia Kabupaten Sleman, mengatakan, “Kita semua berdoa dan berharap yang terbaik. Saat ini Tim SAR dan TNI AL yang sudah diterjunkan dapat menemukan titik terang,” tuturnya.

Pekerjaan jurnalistik memiliki berbagai risiko, terutama ketika jurnalis harus berada di lapangan untuk mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap.

“Kerja jurnalistik memang menuntut untuk hadir di lapangan. Tetapi keselamatan tetap menjadi hal yang utama. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan jurnalis harus menjadi perhatian bersama.”

PFI Jogjakarta juga menyampaikan apresiasi kepada Basarnas dan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

(Piter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *