DIYEvent More News

Wellness Bukan Sekadar Yoga: Gaya Hidup Sehat Holistik & Peluang bagi Pariwisata

YOGYAKRTA, Sadap99.com

Wellness sering kali hanya diidentikkan dengan yoga, meditasi, atau olahraga ringan. Padahal, maknanya jauh lebih luas. Wellness merupakan gaya hidup sehat holistik yang mencakup seluruh aspek kehidupan untuk menyeimbangkan tubuh, pikiran, dan jiwa, sehingga seseorang dapat hidup lebih sehat, bahagia, dan produktif.

Demikian disampaikan oleh Agus Budi Rachmanto, Sekretaris Jenderal DPD PUTRI (Perkumpulan Usaha Taman Rekreasi Indonesia) DIY, beberapa waktu lalu. Menurutnya, wellness tidak dapat dipisahkan dari pariwisata, kuliner, dan pengobatan tradisional yang menjadi bagian dari kearifan lokal Indonesia.

“Wellness bukan hanya yoga. Banyak kegiatan yang termasuk di dalamnya, mulai dari wisata alam, spa, kuliner sehat, hingga pengobatan tradisional seperti jamu. Semua itu mendukung keseimbangan tubuh dan pikiran,” ujarnya.

Berikut penjelasan Agus Budi Rachmanto mengenai keterkaitan wellness dengan berbagai aspek:

1. Wellness dalam Pariwisata
Dalam pariwisata,wellness dikenal sebagai wellness tourism atau wisata kebugaran. Jenis wisata ini mengutamakan pengalaman yang menenangkan, menyegarkan, dan memulihkan energi. Contohnya:

· Wisata alam ke desa yang tenang, pegunungan, atau pantai untuk healing dan relaksasi.
· Menginap di resort atau hotel dengan fasilitas spa, yoga, meditasi, dan pijat tradisional.
· Mengikuti program retreat atau pelatihan kesadaran diri (mindfulness).

Yogyakarta memiliki potensi besar di bidang ini, dengan banyak destinasi yang memadukan wisata budaya, alam, dan wellness dalam satu paket.

2. Wellness dari Sisi Kuliner
Aspek ini mencakup segala hal terkait pola makan sehat dan alami.Contohnya:

· Kuliner berbahan organik, bebas pengawet, serta diolah secara tradisional.
· Minuman herbal seperti jamu, wedang uwuh, dan teh rempah.
· Program food therapy atau diet sehat berbasis bahan lokal seperti tempe, sayur, dan rempah Nusantara.

Menurut Agus Budi, kuliner sehat juga menjadi bagian penting dari promosi wellness tourism, mengingat wisatawan kini semakin sadar akan pentingnya asupan alami bagi kesehatan.

3. Wellness dan Pengobatan Tradisional
Indonesia kaya akan pengobatan tradisional yang telah diwariskan turun-temurun,dan semuanya termasuk dalam konsep wellness. Contohnya:

· Pengobatan herbal atau jamu berbahan dasar tanaman obat.
· Pijat refleksi, lulur, dan perawatan tubuh tradisional.
· Terapi uap, mandi bunga, serta ritual penyucian diri (self-purification).

Selain memberikan manfaat kesehatan, tradisi ini juga memiliki nilai budaya tinggi yang menarik minat wisatawan mancanegara.

4. Wellness untuk Kesehatan Mental dan Spiritual
Aspek ini mencakup kegiatan yang menumbuhkan ketenangan batin dan keseimbangan emosi,di antaranya:

· Meditasi, yoga, breathing exercise, dan journaling.
· Kegiatan sosial atau spiritual seperti doa bersama, ziarah budaya, atau kontemplasi di tempat suci.
· Aktivitas yang menumbuhkan rasa syukur dan kebahagiaan sederhana.

Wellness bukan hanya tren, melainkan kebutuhan hidup modern. Dengan gaya hidup yang serba cepat, masyarakat perlu mengembalikan keseimbangan diri. Wellness menjadi cara untuk menjaga kesehatan secara alami, sekaligus peluang besar dalam industri pariwisata.

5. Wellness sebagai Peluang Ekonomi Kreatif
Konsepwellness juga membuka peluang bagi pelaku UMKM dan industri kreatif, mulai dari produk jamu modern, spa tradisional, eco-fashion, hingga makanan sehat kemasan. Kolaborasi antara pelaku pariwisata, kuliner, dan pengrajin lokal dapat menjadi kekuatan baru ekonomi daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, ekosistem wellness tourism yang kuat dan berkelanjutan dapat dikembangkan di Yogyakarta.

“Kita punya kekayaan budaya, alam, dan kearifan lokal yang luar biasa. Jika semua digerakkan dengan semangat wellness, Yogyakarta bisa menjadi pusat wellness tourism Indonesia,” pungkasnya.

(Ome)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *