Usai PKL, Siswa SMK Teknologi Balung Hibur Lansia dengan Seni di PSTW Jember
JEMBER, Sadap99.com
Para lansia di Panti Sosial Tresna Wreda (PSTW) Jember, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, merasa terhibur dengan penampilan seni dari siswa-siswi SMK Teknologi Balung. Acara tersebut merupakan bagian dari kegiatan lepas pisah usai para siswa menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama dua bulan di panti.
Salah seorang lansia, Mbah Kakung Sudirja asal Banyuwangi, mengungkapkan rasa syukurnya saat ditemui Sabtu malam (29/11/25). “Alhamdulillah, kami benar-benar bersyukur malam ini dihibur oleh cucu-cucu kami yang sudah selesai PKL di sini. Hiburan ini mengingatkan saya pada masa muda dulu saat ikut kesenian di Banyuwangi. Terima kasih banyak, cucuku, sudah menghibur kami,” ujarnya.
Perasaan senada diungkapkan oleh Mbah Putri Fatma (80 tahun). “Kami sangat bersyukur dihibur oleh cucu-cucu dari SMK Teknologi Balung. Harapan kami, yang sudah sepuh ini, selain berserah diri, di sisa hidup juga perlu dihibur agar bisa mengingat masa muda,” katanya.
Suasana haru semakin terasa ketika para lansia menampilkan fashion show dengan mengenakan batik. Penampilan mereka yang memukau berhasil menyita perhatian undangan dan menimbulkan decak kagum.

Ragam Hiburan dan Tamu Undangan
Acara yang digelar di Taman E-Grasia PSTW Jember itu menampilkan berbagai pertunjukan, antara lain:
-
Fashion Show oleh Lansia PSTW Jember
-
Tari Gandrung
-
Tari Reog
Kegiatan ini dihadiri oleh:
-
Kepala UPT PSTW Jember beserta jajaran
-
Para lansia penghuni PSTW
-
Perwakilan Muspika Kecamatan Puger
-
Kepala Desa Kasian Timur
-
Ketua Yayasan dan Kepala SMK Teknologi Balung beserta dewan guru
-
Seluruh peserta PKL jurusan Layanan Kesehatan
PKL sebagai Wadah Edukasi dan Hiburan
Menurut Ratriken, Ketua Jurusan Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving SMK Teknologi Balung, PKL di PSTW merupakan upaya pendekatan sekaligus menghibur para lansia.
“Biasanya siswa kami ber-PKL di rumah sakit atau klinik. Tahun 2025 ini, kami mencoba di PSTW agar anak-anak bisa belajar sekaligus menghibur para lansia,” ujar Ratriken.
Ia menambahkan, biaya untuk mengembangkan kreativitas siswa dalam acara lepas pisah ini bersumber dari kepanitiaan dengan dukungan penuh dari sekolah. “Kami senang karena acara berlangsung meriah, bahkan ada fashion show bertema batik oleh para lansia,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan SMK Teknologi Balung, Dedi Soenarso, sangat mengapresiasi para siswa kelas XII yang telah menyelenggarakan acara ini. “Kedekatan emosional yang terjalin selama PKL di panti ini menimbulkan kesan baik dan kebanggaan tersendiri,” ujarnya.
Pewarta: Suyanto
